Plastik Thermoset

Plastik jenis ini dibentuk dengan reaksi kimia saat pencetakan dan tidak dapat berubah lagi setelahnya. Plastik jenis ini tidak dapat dilembutkan atau di ubah bentuknya saat dipanaskan kembali. Bentuk yang tidak dapat diubah kembali ini biasanya disebabakan oleh aktivator dengan base resin saat dibentuk dan akhirnya mencapai bentuk finalnya dalam waktu tertentu. Walaupun tidak dapat berubah bentuk saat dipanaskan, tetapi dengan dipanaskan hingga suhu tertentu plastik jenis ini dapat terurai. Plastik jenis ini digunakan saat produk yang ingin dibuat memerlukan kekuatan tinggi terhadap serangan temperatur, arus listrik, kimiawi dan aus. Thermoset juga dapat menahan benturan saat diperkuat seperti GRP (Glass Reinforced Plastic).

  1. Epoxy Resin. Kualitas perekat yang sangat kuat, penyusutan yang rendah, lebih kuat saat diperkuat dengan serat. Epoxy Resin dapat dibuat menjadi pelekat yang sangat baik, dan salah satu perekat yang dapat digunakan pada metal. Epoxy Resin juga berguna untuk coating, circuit board elektronik dan penutup lobang pada semen.
  2. Polyester. Kaku, rapuh, elastis dan sapat dibentuk tanpa tekanan atau panas. Polyester adalah polimer, dalam bentuk serat waktu jaman 70an digunakan sebagai disco clothing, sejak itu polyester dicarikan kegunaan yang lebih bermanfaat lainnya seperti botol anti pecah. Polyester bisa berbentuk plastik atau serat, polyester yang lain yang mudah ditemui adalah balon bagus yang glossy.
  3. Melamine Formaldehyde. Tahan air, tidak berasa, tidak berbau, anti gores. MF merupakan material yang sering digunakan sebagai piring atau tableware lainnya serta insulasi listrik.
  4. Urea Formaldehyde. Perekat yang baik, kaku, keras, rapuh dan bagus sebagai insulasi listrik. UF biasanya digunakan sebagai fitting listrik, kertas dan coating untuk pakaian dan bagus sebagi lem kayu.

Sumber : Materials & Process

Asyraaf

Industrial designer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *