Senjata Buding Produk Kebudayaan Suku Osing

<![CDATA[ Manusia dan kebudayaan, salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Manusia menciptakan kebudayaannya sendiri, kemudian melestarikannya secara turun-temurun. Salah satu bentuk dari kebudayaan adalah senjata tradisional. Setiap suku di Indonesia pasti memiliki perkakas atau senjata tradisional. Baik digunakan untuk berburu, bercocok tanam maupun sebagai alat pertahanan diri. Tak terkecuali suku Osing (penduduk asli Banyuwangi), menurut beberapa literatur senjata yang berasal dari sini ialah senjata Buding. Lihat Juga: Senjata Khas Batak Toba Sebagai senjata tradisional ini memiliki beberapa fungsi di antaranya, sebagai alat untuk membantu atau mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat suku Osing. Untuk pertahanan diri dari serangan musuh atau …

Lanjut Baca

Tunggal Panaluan, Senjata yang Berawal dari Legenda

<![CDATA[ Terdapat beberapa versi cerita tentang Tungkot Tunggal Panaluan yang dikutip dari berbagai sumber. Salah satu penggalan ceritanya adalah Guru Guta Balian bersama empat orang Datu yang lain berusaha untuk melepaskan anak kembar itu dari pohon, tetapi usaha mereka tak membuahkan hasil. Merekapun ikut melekat dan meninggal pada pohon Piupiu Tunggale tersebut. Atas kejadian itulah diukir patung tongkat untuk mengenang kejadian ini. Tunggal Panaluan adalah sebuah benda berbentuk tongkat (tungkot) dengan ukuran panjang kira-kira 170 cm, dan biasanya dimiliki oleh Datu bolon (dukun besar). Senjata ini salah satu seni  dari suku Batak yang sudah terkenal diseluruh dunia. Diukir menurut kejadian …

Lanjut Baca

Piso Gading Senjata Khas Batak Toba

<![CDATA[ Piso yang berasal dari tanah Toba ini biasanya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu seperti para Raja. Senjata ini merupakan senjata tradisional yang berupa sebilah pedang dengan bagian bilahnya yang sangat tajam. Satu yang masih tersisa hingga saat ini adalah Piso Gading peninggalan dari Raja Batak Toba yang dibuat pada sekitar abad 19. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat senjata ini sangat langka, karena itulah senjata ini sangat sulit ditemukan. Bahannya sendiri terdiri dari kayu, rotan dan gading dengan panjang seluruhnya sekitar 66 cm dan panjang pisaunya sekitar 48 cm. Lihat Juga: Senjata Khas Pemuda Betawi Tempo Dulu Bentuk Piso Gading Gading …

Lanjut Baca

Tulup, Senjata Khas NTB

<![CDATA[ Tulup adalah salah satu senjata tradisional berburu suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Senjata ini terbuat dari kayu Meranti yang dilubangi, berpeluru potongan-potongan seperti lidi dari pelapah pohon Enau yang berbentuk seperti mata panah yang disebut ancar. Mata ancar biasanya diolesi racun dari getah pohon Tatar. Lazimnya masyarakat Indonesia mengenal senjata ini sebagai alat yang terbuat dari bambu yang memiliki ros (batasan pada bagian Bambu) atau kayu yang dilubangi. Dalam KBBI Tulup adalah Sumpit dan tiup. Artian ini merujuk pada bentuk dan cara menggunakan senjata ini. Penggunaannya dengan cara ditiup melalui mulut. Lihat juga Tulup dalam bentuk 3D Menurut …

Lanjut Baca

Piso Halasan Simbol Kebesaran Orang Batak

<![CDATA[ Dalam bahasa Indonesia Piso Halasan disebut dengan Parang atau pedang. Senjata ini merupakan lambang kebesaran bagi Orang Batak Hasangapon dan memiliki manfaat bagi orang banyak. Menegakkan hukum yang adil dan memberi jalan kehidupan bagi warga. Senjata ini terbuat dari besi, gagangnya dari tanduk Rusa dan serangkanya terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kulit ekor Kerbau. Piso Halasan digunakan sebagai lambang kebesaran bahwa pemiliknya telah pernah mengadakan pesta besar mangalahat Horbo diiringi Gondang Sabangunan. Penggunaan senjata ini biasanya disandang dan dikepit di lengan kiri dalam pakaian adat lengkap. Senjata tradisional ini adalah pedang bermata tunggal, yang sedikit melengkung. Pisau dari …

Lanjut Baca

Canggah Senjata Dwisula dari Yogyakarta

<![CDATA[ Belum lama ini telah mengulas beberapa senjata tradisional yang ada di Nusantara. Yogyakarta salah satunya. Ya, Kota ini terkenal masih mempertahankan tradisi dan kebudayaan. Canggah misalnya salah satu senjata tradisional yang berasal dari sini. Senjata Canggah memiliki bentuk seperti tombak, perbedaanya senjata ini  memiliki 2 mata tombak (Dwisula). Fungsinya sama dengan tombak, tetapi biasanya mata tombak diarahkan ke leher lawan sehingga dapat berfungsi sebagai penjepit leher lawan. Penasaran dengan bentuk 3D Canggah, klik gambar di bawah ini. Lihat Juga: Sipet Senjata Untuk Berperang dan Berburu Senjata ini adalah alat kuno yang terbuat dari besi. Bentuknya cukup unik berupa tongkat kayu …

Lanjut Baca