Kalawai, Senjata Khas Maluku

Maluku, Dalam benak masyarakat identik sebagai penghasil rempah-rempah. Sejarah pun mencatat Provinsi ini pernah menjadi rebutan oleh bangsa-bangsa Eropa yang ingin menguasai hasil bumi (rempah-rempah). Namun tak hanya itu, Maluku juga kaya akan tradisi dan kebudayaan yang masih terjaga, termasuk senjata tradisionalnya.

Salah satunya adalah senjata tradisional Kalawai. Kata Kalawai berasal dari bahasa daerah Maluku, yang terdiri dari dua suku kata yaitu Kala dan Wai. Kala mempunyai arti tikam dan Wai mempunyai arti air. Sehingga jika diartikan secara etimologis kata Kalawai memiliki pengertian tikam air. Selain itu kata Kalawai juga pernah disyairkan dalam lagu Bulan Pake Payong.

Dari segi bentuk Kalawai ini sekilas mirip dengan Tombak. Perbedaannya, pada senjata Kalawai terdapat sebuah pegangan yang terbuat dari kayu ataupun buluh yang sedikit lebih panjang dari Tombak. Ujung buluhnya diberi besi tajam dan lebih dari satu karena akan diikat melingkari buluh tersebut. Biasanya terdiri dari besi-besi kecil dengan ukuran 6 mili dan diasah sampai tajam.

Perbedaan yang paling mendasar dari keduanya terletak pada ujung atau matanya. Jika Tombak biasanya bermata satu, masa senjata Kalawai mirip dengan Tombak Trisula memiliki tiga mata tombak.

Senjata Kalawai digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan. Biasanya mereka menggunakan senjata ini di dalam air. Baik untuk menangakap ikan di dalam lautan maupun di sungai. Ikan yang ditangkap biasanya, Teripang, Gurita, Morea dan lain sebagainya.

Sumber: Disini Aja, Kamera Budaya, Tihulae.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s