Pohon Kayu Maple
Kayu

Maple – Kayu Bervariasi Corak Yang Menawan Dan Kegunaan Yang Beragam

Kayu Maple merupakan pilihan utama untuk bahan pembuatan gitar, lantai olahraga basket dan bowling serta lainnya. Selain itu, digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, seperti meja dan kursi, kabinet, lantai, lemari pakaian, perangkat dapur, langit-langit rumah, dinding, papan sambung serta pintu dan jendela. Penggunaan lainnya juga sebagai tempat tidur minimalis, baik yang lebar maupun bertingkat.

Berbagai Jenis Kayu Maple

Terdapat 2 jenis kayu Maple, yaitu keras dan lunak. Jenis kayu ini berasal dari 2 pohon berbeda sehingga tingkat kekerasannya juga tidak sama. Untuk kayu Maple keras berasal dari pohon yang memiliki bentuk daun lebar, sedangkan kayu Maple lunak memiliki bentuk daun yang lonjong. Tentu saja kayu yang keras untuk berbagai kebutuhan seperti lantai dan lainnya. Sedangkan kayu lunak, biasanya digunakan untuk kebutuhan pahatan dan ukiran seperti gitar dan hiasan atap rumah serta lainnya.

Diberbagai belahan dunia tersebar berbagai spesies Pohon Maple diantaranya :

  • Bigleaf Maple (Acer macrophyllum).
  • Black Maple (Acer nigrum)
  • Box Elder (Acer negundo)
  • Field Maple (Acer campestre)
  • Hard Maple (Acer saccharum)
  • Red Maple (Acer rubrum)
  • Silver Maple (Acer saccharinum)
  • Striped Maple (Acer pensylvanicum)
  • Sycamore Maple (Acer pseudoplatanus)

Sedangkan berdasarkan tipe coraknya Maple dapat dibagi menjadi :

 

  • Ambrosia Maple
  • Birdseye Maple
  • Curly Maple
  • Quilted Maple
  • Soft Maple
  • Spalted Maple

 

Karakteristik Kayu Maple

Untuk kayu Maple yang keras memiliki ukuran tingkat kekerasan lebih dari 6000 Newton dan kayu yang lunak sekitar 4000 Newton. Perbedaan tingkat kekerasannya tentu saja berpengaruh pada tingkat keawetan maupun daya tahan kedua jenis kayu tersebut sehingga tentu saja harus selektif dalam memilih kayu Maple. Ciri-ciri kayu Maple lunak yaitu pada urat kayu terdapat seperti titik noda berwarna coklat atau hitam yang menghiasi guratannya yang berwarna putih atau krim.

Tekstur kayu ini sangat halus dengan guratan yang lurus sehingga membuat kayu ini terlihat sangat cantik. Warna kayu juga berbeda-beda, tergantung dari lokasi pohon tersebut tumbih dan juga usianya. Ada kayu Maple dengan warna krim pada sisi luarnya, namun pada bagian dalam berwarna coklat. Ada juga warna lainnya yaitu coklat muda dan coklat gelap serta coklat kemerah-merahan. Bentuk kayu sangat mengkilap jika dipoles dengan hiasan sehingga menambah keindahan ruangan.

kayu maplee

Pengolahan dan Kegunaan Kayu Maple

Pada kayu lunak bisa dibengkokkan dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu dan banyak diaplikasikan pada bahan baku pembuatan gitar maupun alat musik lainnya. Tentu saja kayu Maple merupakan salah satu bahan baku yang serbaguna dan bahkan menjadi pilihan banyak masyarakat dunia untuk berbagai kebutuhan ruangan. Kayu ini banyak diaplikasikan untuk ruang dapur minimalis, dari meja makan, kabinet secara lengkap. Aplikasi lainnya juga digunakan untuk keperluan tempat kerja atau kantor dengan meja dan lemari serta lainnya.

Lihat Juga : Kayu Cherry yang buahnya enak

Kayu Maple juga menjadi pilihan untuk bahan baku pembuatan tangga dan susurannya karena bentuk kayu sangat kuat serta terlihat cantik dan natural. Sangat cocok diaplikasikan untuk tangga spiral ataupun tangga lurus dengan berbagai hiasan dan pewarna sehingga terlihat lebih indah. Harga kayu Maple juga termasuk ekonomis sehingga menjadi salah satu alternatif daripada menggunakan bahan dari kayu Cherry.

pohon-maple_20180108_154226

Pohon Kayu Maple

Pohon Maple memang sangat unik karena warna daunnya bisa berganti-ganti tergantung dari musim dimana tumbuh. Pohon ini banyak tumbuh di kawasan Amerika dan sudah menjadi produk utama  yang ekspor dari negera tersebut. Pohon Maple bisa tumbuh dimana saja dan bahkan di negara kita sudah banyak masyarakat yang membudidayakan pohon dengan daun yang indah ini. Pohon Maple juga diperjualbelikan dari bibit sampai pohonnya dengan tinggi sekitar 2 meter sebagai hiasan.

Banyak masyarakat yang menyukai dan membeli pohon Maple karena warna daunnya yang cantik serta ingin melihat proses perubahan warna daunnya secara langsung. Proses pembibitan pohon Maple sangat lama dan paling cepat 40 hari hingga 120 hari. Metode pembibitan juga harus dilakukan dengan sistematis, karena jika hanya menanamkan benih diatas tanah, maka  akan membutuhkan waktu bertahun-tahun agar benih bisa tumbuh dan terlihat pucuk daunnya.

Sumber: Chordtunes, Wood Database

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: