Kayu

3 Zat Kimia Umum Pada Kayu

Sifat kimia kayu merupakan zat yang terdapat dalam kayu sebagai partikel yang menyusun terbentuknya pohon dari akar sampai daun. Tentu saja bahan kimia pada kayu memiliki peran penting dalam pembentukan sel hingga menjadi material kayu. Zat kimia juga akan menentukan kelebihan dan kelemahannya dalam hal kekuatan serta ketahanan kayu terhadap beban muatan, cuaca, serangan bakteri dan serangga.

Zat kimia pada kayu terdiri dari 3 zat utama yaitu pertama, Sellulosa sebagai komponen terbesar dengan jumlah antara 38%-50%. Zat kedua, Hemisellulosa dengan jumlah komponennya sekitar 23%-32%. Sedangkan zat ketiga yaitu, Lignin sebagai kekuatan dan daya tahan utama kayu dengan kapasitas kecil yaitu sekitar 15%-25%. Perhitungan presentase tersebut memang berbeda-beda tergantung dari jenis kayu. Pada dasarnya setiap pohon memiliki kuantitas komponen masing-masing berdasarkan kekuatannya.

lignin

Sellulosa merupakan zat utama dengan komposisi terbesar. Zat ini berfungsi sebagai kerangka yang menjadi bahan luar dan dalam. Sellulosa juga memiliki peran dalam memberikan kekuatan pada kayu dan di sini juga terdapat molekul-molekul yang membentuk rantai panjang dari senyawa glukosa. Rantai sellulosa yang terbentuk dinamakan sebagai mikrofibril dengan 2 komponen, yaitu  kristalin dan amorf.

Kandungan sellulosa yang terdapat pada daerah kristalin berbentuk pararel yang tertata secara teratur. Sedangkan molekul rantai pada daerah amorf berbentuk acak. Zat sellulosa berada di lapisan dinding 1 sebagai zat penyusun kayu dan menjadi bahan baku utama untuk pembuatan kertas dan juga kain sutera tiruan atau bahan pembuatan kain lainnya.

Zat selanjutnya, Hemisellulosa merupakan bahan pendukung yang terdapat dalam kerangka kayu yang mengikat Sellulosa dan Lignin. Karena itulah, fungsi utamanya sebagai bahan perekat alami dalam kayu yang menghubungkan antara serat yang satu dengan lainnya. Zat Hemisellulosa terdiri dari pentose dan hexosa yang akan menentukan tekstur kayu keras dan lunak. Porsi pentose memang lebih besar pada kayu keras dan zat ini tidak mudah larut dalam air sehingga membuat tekstur kayu memiliki daya tahan yang tinggi.

Pada kayu lunak memiliki zat hexosa yang lebih besar sehingga ketahananya pada tekstur kayu memang lebih rendah. Selain itu, zat hexosa mudah larut dalam air melalui proses hidrolisasi dan membentuk cairan yang semakin lama akan menjadi zat padat. Bentuk fisik Hemisellulosa dapat kita jumpai dari pohon karet dan pinus serta lainnya. Yaitu dengan cara menggores kulit pohon dan akan keluar getah atau cairannya. Hemisellulosa menempati lapisan dinding kedua yang merupakan sebagai penengah antara Sellulosa dan Lignin.

Lignin terdiri atas komponen-komponen fenilpropan yang diikat oleh zat hemisellulosa sehingga menempati lapisan dinding ketiga. Fenilpropan tersusun oleh senyawa karbon hidrogen dan oksigen untuk bekerja sama dengan sellulosa dalam mempertahankan kayu dari serangan jamur dan serangga. Komposisi Lignin pada kayu lunak sekitar 25%-35% dan jauh lebih besar dari yang terdapat pada kayu keras dengan komposisi 20%-30%. Selain itu, pada kayu keras juga terdapat komposisi yang berbeda yaitu dengan kandungan metoxil yang lebih tinggi.

Kandungan Lignin membuat tekstur kayu lebih keras dan kaku serta melindungi kayu dari faktor penurunan kualitas fisik dan kimia. Manfaat lainnya juga bisa meningkatkan stabilitas dinding sel kayu. Sel kayu yang berada pada lapisan utama tersebut, memiliki ketahanan terhadap serangan enzim yang mengancam kayu dari pembusukan dan lainnya.

Baca juga: Tipe dan Ukuran Potongan Kayu

Masih ada lagi kandungan zat lain yang menyusun dinding sel kayu dengan komposisi yang sangat kecil yaitu zat organik dan anorganik. Untuk bahan organik dinamakan zat ekstraktif dengan komposisi sekitar 3%-8% berupa kandungan minyak resin, lilin, lemak, gula, tannin dan zat warna. Sedangkan zat anorganik disebut abu dengan komposisi sekitar 1% yang berupa garam logam yaitu oksalat, karbonat, silikat dan fosfat.

Sumber : Vedcmalang.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: