traditional wooden weapons
Senjata Tradisional

5 Senjata yang Sebagian besar Materialnya Terbuat dari Kayu

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu saja kita pernah melihat berbagai macam senjata yang sebagian besar materialnya terbuat dari kayu. Misalnya saja Tombak, busur panah, popor senapan, Ruyung atau Nunchaku dan Sumpit atau Sipet

Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan dari senjata-senjata yang sebagian besar komponennya terbuat dari kayu.

1.Tombak

tombak

Tombak merupakan senjata tradisional yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berperang dan berburu. Bentuk dari senjata ini sangatlah panjang melebihi tinggi manusia yang menggunakannya.

Dari segi bahan baku, Senjata Tombak biasanya menggunakan kayu Ulin atau kayu Besi. Mengapa demikian? Karena kayu-kayu tersebut sangat keras dan tidak mudah ditembus oleh paku.

2. Busur Panah

busus dan panah

Bahan baku untuk membuat busur panah bisanya menggunakan bahan kayu Tanjung, kayu Salam, kayu Jeruk Bali dan kayu lainnya. Salah satu hal yang penting dalam memilih bahan baku senjata ini yaitu kayu yang memiliki serat lurus dan tidak terdapat cabang. Selain itu, memiliki tingkat kelenturan yang tinggi sehingga memiliki daya tahan yang kuat ketika digunakan.

Untuk bahan pembuatan panah biasanya menggunakan kayu rotan. Kayu ini dipilih karena ringan sehingga bisa melesat sangat jauh ketika digunakan.

3. Popor senapan

popor dan senapan

Kayu juga digunakan untuk pembuatan popor atau pegangan tangan pada ujung senapan. Bahan kayu yang biasa digunakan antara lain, kayu Mangga Hutan, kayu Mahoni, kayu Waru, kayu Sonokeling dan kayu lainnya.

Popor senapan juga banyak yang menggunakan material kayu lapis. Dengan corak serta warna yang bervariasi sehingga memberikan tampilan yang indah.

4. Ruyung atau Nunchaku

ruyung

Ruyung memang biasa digunakan para ahli silat di kawasan Asia dan menjadi salah satu senjata yang mematikan karena terbuat dari kayu keras. Bahan baku kayu yang biasa digunakan diantaranya kayu Meranti, kayu Rotan, kayu Kelapa, kayu Ulin dan jenis kayu lainnya.

Bentuk senjata Ruyung berupa dua kayu dengan ukuran panjang sama yang dikaitkan menggunakan rantai atau tali pada kedua ujungnya. Umumnya ukuran panjang kayu sekitar 30 cm. Memiliki bentuk bulat panjang seperti gagang sapu yang diayunkan dengan gerakan yang cepat untuk menyerang lawan atau menangkis serangan.

5. Sumpit atau Sipet

sumpit

Sumpit merupakan senjata khas masyarakat Dayak di Kalimantan yang digunakan untuk berburu binatang di kawasan hutan. Senjata ini berbentuk panjang dengan lubang yang ditiup sehingga mata tombak bisa meluncur menuju sasaran.

Bahan baku senjata Sumpit bisa menggunakan kayu yang lurus sehingga mata tombak melesat sesuai target. Proses pembuatan sumpit memang sangat sulit karena harus melakukan pengeboran sepanjang kayu. Hanya para ahli di suku Dayak saja yang mampu membuatnya. Namun sekarang sudah tidak terlalu sulit karena telah tersedia mesin pengeboran sehingga proses pembuatannya bisa lebih cepat.

Baca juga: Mengenal Jenis kayu keras dan kayu Lunak

Sumber : Pelataran Beladiri. Asyraaf Ahmadi, asyraaf Ahmadi.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: