Badik Raja Kawali Raja Bontoali 1
Senjata Tradisional

Badik Raja Dari Sulawesi Selatan

Badik Raja merupakan senjata tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan dan digunakan oleh seorang raja dan kalangan bangsawan. Senjata yang sangat unik ini memiliki beberapa nama lain, yaitu Kawali Raja, Gecong Raja dan Bontoala. Tentu saja Badik Raja memang sangat spesial sampai memiliki beberapa nama karena banyak digemari orang yang hobi mengoleksi barang antik.

Salah satu alasan Badik ini banyak penggemarnya karena benda pusaka ini dulunya dipegang oleh bangsawan sehingga bisa dipastikan memiliki aura yang sangat tinggi sebagai benda pusaka. Memang Badik Raja tidak hanya sekedar dijadikan senjata tajam untuk melindungi diri saja, namun juga sebagai simbol harga diri dan martabat bagi seorang raja di Tanah Bone. Berdasarkan informasi dari masyarakat Sulawesi Selatan, bahwa Badik Raja berasal dari daerah Kajuara yang ada di kawasan Bone Selatan.

Proses Pembuatan Badik Raja

Proses pembuatan Badik Raja masih menjadi misteri sampai sekarang, pasalnya tidak ada penelitian ilmiah atau sejarah yang berasal dari sumber terpercaya tentang pembuatan senjata yang sangat sakral ini. Desas-desus yang ada di kalangan masyarakat Bone menyebutkan bahwa tidak ada empu yang membuat Badik Raja, namun pembuatannya dilakukan oleh makhluk halus dalam waktu semalam.

Benar atau tidaknya sejarah pembuatan Badik ini tersebut memang tidak bisa dibuktikan, namun satu hal yang pasti bahwa senjata tradisional Sulawesi Selatan ini memiliki keistimewaan yang sangat tinggi. Hal ini karena Badik Raja selalu hadir dalam setiap upacara adat yang dilakukan masyarakat Bone sebagai rasa syukur kepada nenek moyang dengan melestarikan warisan yang berupa senjata yang sangat keramat ini.

Bentuk Badik Raja

Bentuk bilah Badik Raja memang sangat istimewa karena dihiasi berbagai jenis pamor yang dipadukan dalam sebuah senjata tradisional para bangsawan Bone ini. Pamor yang terdapat pada Badik ini diantaranya, Batu Lappa, Uleng Puleng dan lainnya yang terbuat dari batu meteor murni. Sehingga konstruksi bilah Badik membentuk perpaduan antara garis-garis urat, bintik-bintik seperti garam yang berada di belakang bagian yang tajam.

Lihat Juga : Badik Lompo Battang Yang Jadi Perbincangan

Pamor-pamor yang terdapat pada Badik ini dipercaya memiliki kekuatan yang sangat tinggi. Sehingga sulit untuk dimasuki makhluk gaib yang jahat sehingga bisa melindungi pemiliknya dari santet dan kekuatan jahat lainnya. Maka tidak heran jika Badik Raja menjadi primadona bagi para kolektor benda pusaka karena dianggap banyak sekali manfaat untuk pemiliknya. Manfaat lainnya yaitu bisa mendatangkan keselamatan dan perdamaian karena senjata tradisional ini memiliki kekuatan untuk menghindari pertumpahan darah.

Badik Raja Senjatanya Para Raja

Tentu saja senjata ini memang sangat cocok untuk dimiliki para raja dan kalangan bangsawan untuk menegakkan perdamaian. Pamor yang terdapat pada Badik ini memang termasuk jenis batu meteor yang langka dan sulit dicari. Sedangkan bilah yang tajam terbuat dari baja berkualitas tinggi. Sehingga warnanya hitam kelam anti karat yang bisa digunakan untuk memotong benda-benda keras. Bentuk bilah kecil terdapat pada leher dan semakin membesar pada tengahnya serta runcing pada ujung bilah.

Pada bagian sarung dan gagangnya terbuat dari kayu cendana yang sangat halus dan berkilau. Sedangkan leher sarung atau warangka terdapat hiasan sekaligus sebagai pengait agar Badik tidak jatuh ketika diselipkan pada perut. Ada juga gagang yang menggunakan gading dengan hiasan cincin pada leher gagang yang tersambung dengan bilah. Panjang Badik Raja sekitar 20 sampai 30 cm dan merupakan senjata yang cocok untuk koleksi. Senjata ini merupakan sebagai warisan leluhur yang memiliki khasanah seni dan budaya yang sangat tinggi nilainya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: