Balincong
Senjata Tradisional

Balincong, Senjata dengan Dua Mata Sisi

Balincong merupakan senjata tajam khas Provinsi Jawa Barat. Bentuknya seperti jangkar yang terbalik dan memiliki dua mata yang tajam pada sisi depan dan belakang. Kedua matanya memiliki bentuk berlainan. Satu sisi memiliki lebar sekitar 10 cm sedangkan sisi lainnya berbentuk tipis seperti Pisau.

Ukuran Balincong

Senjata ini memiliki panjang sekitar 52 cm. Berbentuk agak melingkar dan terbagi menjadi 2 mata sisi yang memiliki ketajaman berbeda. Letak gagangnya berada di tengah, sehingga dalam pemakaiannya bisa bergantian sesuai dengan kebutuhan. Pada bagian tengah terdapat lubang dengan diameter sekitar 4 cm untuk memasukkan gagangnya agar lebih kuat dan tidak mudah terlepas. Tentu saja dengan gagang yang masuk ke dalam lubang Balincong akan membuat pegangan semakin bertenaga.

Balincong Alat Tradisional Para Petani

Bagi para petani, biasanya digunakan untuk membajak sawah di musim kemarau. Bentuknya yang tajam dan panjang ini bisa menusuk tanah sampai kedalaman sekitar 30 cm. Sehingga kondisi tanah yang ada di bawah bisa di balik.

Penggunaan lainnya yaitu untuk menggali lembah ataupun tebing ketika akan membuat irigasi. Tekstur bahannya yang menggunakan baja berkualitas tinggi, membuat lembah atau tebing yang keras bisa digali.

Balincong Alat Tradisional Para Penambang     

Selain untuk kebutuhan pertanian, senjata ini juga dimanfaatkan bagi para penambang yang menggali bukit kapur serta pembuatan goa tambang. Tekstur tanah yang keras dan berbatu bisa dihancurkan dengan alat tradisional ini sehingga penggalian semakin mudah. Para penambang batu kapur yang tidak memiliki mesin menggunakanya untuk mengumpulkan batu-batu tersebut.

Bahan Baku dan Ukuran Balincong

Bahan bakunya menggunakan material baja berkualitas tinggi atau stainless stell 100%. Sehingga warnanya putih seperti perak. Tentu saja senjata tradisional ini tidak akan berkarat karena kepadatan bahan bakunya dengan presentase baja yang sangat tinggi dan hanya  mengandung campuran besi sedikit.

Terdapat 2 jenis berdasarkan ukurannya, yaitu Balincong panjang dengan ukuran 52 cm untuk kebutuhan pekerjaan yang sangat berat. Lebar pada bagian pipihnya sekitar 10 cm dengan bentuk horisontal.  Sedangkan Balincong kecil memiliki ukuran panjang sekitar 38 cm dan lebar pipihnya sekitar 6 cm sebagai alternatif untuk kebutuhan dalam bekerja ataupun lainnya.

Sumber : Budaya Jawa. Kamera Budaya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: