Senjata Tradisional

Golok Betawi

Golok merupakan parang atau sejenis pisau panjang yang dikenal banyak orang Indonesia sebagai peralatan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Selain digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti pertanian, senjata ini juga berperan sebagai senjata dan dipergunakan dalam seni bela diri seperti Silat. Ternyata bukan hanya dikenal di Indonesia, namun juga hingga Malaysia dan Filipina dengan bahasa yang sedikit berbeda.

A post shared by Asyraaf (@asyraaf.ahmadi) on

Seperti yang kita kenal memiliki panjang mulai dari 25cm hingga 50cm. Bilahnya dibuat dari besi dan kini sudah mulai banyak yang dibuat dari Stainless steel. Gagangnya kebanyakan dibuat dari kayu yang mudah ditemui oleh masyarakat disekitarnya seperti jati, mahoni atau bahkan akasia. Selain itu gagangnya adapula yang dibuat dari tanduk kerbau. Sedangkan sarungnya dibuat dari kayu yang serupa dengan gagangnya, namun jika gagangnya tanduk sarungnya tetap kayu dengan pengikat yang dibuat dari karet, tali atau kawat. Salah satu keunikannya terlihat pada gagangnya yang melengkung seperti bonggol, sebagian mengatakan hal tersebut berfungsi agar dalam penggunaannya tidak mudah lepas dari genggaman.

Berikut ini beberapa jenis Golok Betawi yang dirangkum dari beberapa sumber di Internet yaitu:

Golok Sorenan

Golok Simpenan atau Sorenan. Senjata yang sering dibawa oleh para Jawara Betawi untuk berjaga-jaga dan bela diri dan diletakkan dipinggang. Pada tahun 1970 pemerintah daerah Jakarta tidak lagi memberikan izin untuk dibawa-bawa seperti kebiasaan Jawara Betawi zaman dahulu.

Golok Bilah Kembang Kacang

Golok Bilah Kembang Kacangan. Biasanya digunakan untuk membacok dan ujungnya lebih landai.

Golok Salam Nunggal

Golok Salam Nunggal. Ujung darinya lebih runcing karna dapat difungsikan pula untuk menusuk.

Golok Sejengkal 3 Jari 2

Golok Sejengkal Tiga Jari dengan panjang hingga 28cm digunakan oleh para Jawara untuk menoreh atau memotong.

Golok Seliwa

Golok Seliwa yang berukuran sama dengan jenis Sejengkal Tiga Jari merupakan salah satu jenis yang sering digunakan oleh perguruan silat Betawi.

Golok Sulangkar

Golok Sulangkar yang bilahnya memiliki Pamor seperti pada Bilah Keris, pamornya dikenal dengan istilah Wafak.

Golok Gobang

Golok Gobang dikenal dengan besi bercampuran tembaga untuk bilahnya yang berukuran hingga 30cm dan lebar bilah hingga 7cm. Senjata ini serupa dengan Bedog yang ada di Jawa Barat yang disebut dengan Golok Candung. Masyarakat Betawi Tengah menyebut ini sebagai Golok Gagang Jantuk.

golok-ujung-turun.jpg

Golok Ujung Turun. Senjata ini memiliki ujung yang lancip dengan total panjang hingga 40cm dengan Pamor aau Wafak untuk Bilahnya. Dengan lebar hingga 6cm, gagangnya dihiasi pula dengan ukiran binatang yang dibuat dengan material seperti tanduk.

Golok Betok

Golok Betok atau Badik-badik. Pada dasarnya merupakan pendamping dan berukuran lebih kecil dibandingkan pada umumnya, dapat digunakan untuk mempertajam atau pertahanan terakhir saat tidak ada senjata yang lain.

Lihat Juga: Bedog Senjata Dari Jawa Barat

Sejarah mencatatat senjata ini sudah dikenal di Indonesia khususnya dalam kebudayaan Melayu sejak zaman Hang Tuah, seorang pahlawan dari Riau pada tahun 1700an.

Pada tahun 1950an Golok menjadi inspirasi untuk membuat parang bagi British Army yang di design oleh knife maker Martindale.

Asyraaf & Hadian

Sumber : Silat Indonesia, Orang Betawi, Wikipedia, Wikipedia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: