kerakel
Senjata Tradisional

Kerakel, Senjata Bela Diri Masyarakat Betawi

Kerakel merupakan senjata pukul yang dipakai dalam kepalan tangan. Senjata ini berupa baja yang memiliki 4 lubang sebagai tempat untuk jari-jari tangan. Tentu saja jari yang dimasukkan mulai dari telunjuk sampai kelingking. Hanya jempol saja yang tidak masuk pada lubang senjata tersebut.

Bentuk senjata yang berasal dari Betawi ini mirip dengan knuckle dalam dunia bela diri internasional. Mengapa mereka menggunakannya? Karena lawan yang terkena pukulan senjata jenis ini akan menderita cedera yang parah.  Sehingga bisa dikategorikan sebagai senjata yang mematikan.

Masyarakat Jakarta atau Betawi pada zaman dahulu banyak yang menguasai ilmu silat. Mereka menggunakan kerakel sebagai senjata untuk menguatkan pukulan dan menangkis serangan lawan.

Material Kerakel

Senjata ini memiliki tingkat ketahanan dan keawetan yang tinggi karena terbuat dari sisa-sisa pembakaran baja. Biasanya para pandai besi memanfaatkan potongan-potongan kecil untuk dijadikan sebuh Kerakel.

Sejarah Kerakel

Menurut para ahli sejarah, Kerakel adalah singkatan dari kata kerak dan keling yang memiliki arti bagian paling bawah dalam pembakaran dan berwarna hitam. Kerak memiliki arti bagian paling bawah atau benda yang sudah lama berada di tempat pembakaran. Sehingga sudah melekat dan menjadi kerak. Sedangkan keling berarti benda yang berwarna hitam pekat dan warnanya sangat gelap sekali sampai sulit terlihat jika berada dalam ruangan.

Proses Pembuatan Kerakel

Proses pembuatan senjata khas Betawi ini menggunakan cetakan, sehingga bisa membentuk sesuai dengan hasil cetak. Bentuknya sangat unik dan disesuaikan dengan kepalan tangan masyarakat umum sehingga nyaman digunakan dalam pegangan tangan. Biasanya senjata ini terdapat 2 buah atau satu pasang untuk tangan kanan dan kiri sehingga sangat serasi jika digunakan untuk bertarung.

Karena bahan logam yang digunakan sudah mengalami ribuan kali proses pembakaran akhirnya bisa membentuk baja yang memiliki warna yang hitam pekat. Sehingga kualitasnya jauh lebih baik dari senjata lainnya. Bahkan senjata ini juga bisa digunakan untuk mengasah benda-benda logam lainnya, seperti Pisau dan Golok.

Kerakel

Pada bagian depan Kerakel ada yang ditambahi dengan logam yang tajam sehingga bisa menusuk ataupun melukai lawan. Selain itu, ada pula yang memiliki bentuk logam bulatan agar kualitas pukulan lebih keras dan bisa membuat lawan cedera. Tentu saja masih banyak bentuk variasi lainnya pada bagian depan sehingga tampilannya lebih cantik dan nyaman digunakan.

Banyak para pendekar yang memberikan lilitan kain pada bulatan senjata ini. Hal itu mereka lakukan agar lebih nyaman digunakan dalam kepalan tangan. Dengan adanya lilitan kain tersebut akan membuat kepalan tangan tidak mengalami memar atau bahkan bisa melindungi jari agar tidak terluka.

Sumber : Silat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: