Coating Pisau
Id,  Persenjataan,  Pisau,  Spesialisasi

Jenis coating yang biasa digunakan pada bilah pisau

Saya teringat beberapa tahun yang lalu ketika ngobrol dengan senior saya yang sudah malang melintang menjadi produsen pisau ternama di Indonesia tentang coating pisau. “Orang Indonesia mah sukanya pisau yang mengkilap dan ga karatan, pisau yang karatan berarti adalah pisau jelek” makanya ditempat produksi beliau sering dikenal dengan pisau ber bahan 440c yang bisa dipoles semengkilap mungkin dan lumayan tahan lama dari karat.

Coating atau pelapis merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam finishing pisau. Selain coating, masih sangat banyak jenis finishing yang lain. Coating digunakan utamanya untuk alasan teknis, meskipun bisa bersifat estetis.

Padahal semua orang yang paham dengan logam pasti tau bahwa semua baja meskipun stainless punya kemungkinan berkarat. Karena salah satu material untuk membuat baja termasuk didalamnya adalah karbon yang bereaksi dengan oksigen. Tapi kenyataannya memang demikian, pasar di Indonesia sepertinya hingga saat ini masih lebih memilih yang herang (mengkilap).

Berbeda dengan mayoritas didalam negeri. di negara-negara berkembang dengan kesadaran bahwa pisau bisa berkarat maka dikembangkanlah berbagai jenis pelapis sehingga produk ini dapat digunakan lebih lama. Namun demikian pelapis atau coating pisau bukan hanya untuk mempertahankannya dari karat, tetapi juga memiliki fungsi estetis dan fungsi lainnya tergantung peruntukan pisau tersebut.

Mengapa Coating Pisau harus dilakukan?

Dikumpulkan dari berbagai sumber berikut ini adalah beberapa manfaat coating pisau yang menjadi alasan mengapa hingga kini teknik ini masih dilakukan dan terus dikembangkan :

1. Tergantung fungsi pisau

Buat ibu-ibu barangkali pisau yang mengkilap bisa merefleksikan kemewahan, sedangkan bagi tentara pantulan sinar pada pisau bisa menjadi sangat fatal. Seperti kendaraan militer yang di cat doff, pisau militer sering kali harus menggunakan pelapis yang doff agar bisa tersamar bahkan dari dekat.

2. Melindungi dari karat

Seperti yang disebutkan sebelumya, logam yang saat ini sering dioleh menjadi pisau adalah Steel Sheet atau Flat Bar Steel yang berjenis stainless. Meski demikian pisau dengan stainless pun tetap bisa berkarat. Karena semakin banyak kandungan krom didalam pisau, maka produk ini bisa semakin liat dan sulit diasah. Sehingga baja stainless dengan komposisi yang memudahkannya di rawat biasanya disertai dengan pelapis.

3. Melindungi dari goresan

Tidak semua orang suka dengan produk yang terkesan rustik atau bekas penggunaan kerja kasar. Walaupun saya pribadi justru suka dengan effort yang menjadi bekas pada produk seperti ini. Pelapis pisau dapat berfungsi untuk melindungi pisau dari goresan yang diakibatkan penggunaannya. Sehingga tetap terlihat berkondisi baik.

4. Mempermudah penggunaan

Beberapa bahan pelapis untuk logam membuat logam semakin mudah digunakan. Misalnya Teflon yang biasa digunakan pada penggorengan juga sering diterapkan pada pisau, sehingga pisau lebih licin atau tidak meninggalkan bekas saat digunakan untuk fungsi yang panas.

5. Biar gaya

Ga semua orang punya alasan teknis mengapa memilih pisau yang dilapis polimer hitam, atau abu, powder coat dan sebagainya. Mereka hanya suka dengan warna dan style tersebut. Dan itu bisa dipahami, karena saat ini bahkan untuk produk pisau kita juga memilih mana yang bagus sesuai dengan selera kita.

Beberapa Jenis Coating Pisau yang Sering di Gunakan Knife Maker

Setelah kita tau fungsi pelapis pada pisau, sekarang coba telaah teknik dan material apa saja yang umum dipake untuk melapisi pisau :

Coating pisau
Blackening

1. Polimer dan Cat

Blackening merupakan salah satu teknik pelapisan yang sering digunakan oleh knife maker di Indonesia. Blackening merupakan teknik pelapisan menggunakan DIA Black yang merupakan bubuk untuk blackening. Yang juga bisa kita kategorikan sebagai cat. Selain blackening, cat dan polimer yang sering digunakan pada pisau adalah DuraCoat, GunKoat, CeraCoat, Teflon, Powder Coating dan banyak lainnya. Meskipun demikian, cat dan polimer yang biasa digunakan pada bilah pisau bukan jenis yang biasa ditemukan di toko-toko material, karena sifatnya khusus. Jenis pelapis seperti ini juga sering kita temukan pada senjata api.

Coating Pisau
PVD Coating

2. Ceramic Coat

Seperti namanya, pelapis jenis ini menggunakan semacam keramik sebagai materialnnya. Teknik ini dikenal dengan PVD dan CVD yang merupakan singkatan dari Physical Vapor Deposition dan Chemical Vapor Deposition. Saya belum ketemu knife maker yang menggunakan teknik ini di Indonesia. Material keramik ini terdiri dari diantaranya nitrit dan carbide (titanium carbide dan nitrit, tungsten dan lain sebagainya). Lapisan ini sangat kuat menempel pada logam. Biasanya teknik ini juga digunakan untuk alat-alat industri dan molding. Selain tahan terhadap gores dan karat, pelapis ini juga tahan terhadap bahan kimia.

DLC Black

3. DLC Coat

DLC adalah singkatan dari Diamond Like Coat. Maksudnya permata disini, adalah sekeras permata. Teknik yang digunakan dalam pengaplikasiannya mirip dengan PVD dan CVD. Namun demikian tingkat kekuatannya lebih tinggi dibandingkan pelapis keramik. Dan hingga saat ini diklaim sebagai coating yang paling kuat dalam industri pisau. Meskipun demikian bahkan diluar negri pisau dengan coating ini juga cukup mahal.

Gun Blue

4. Gun Blue

Nama dari coating ini datang dari warna yang dihasilkannya yaitu hitam kebiru-biruan. Jenis coating ini sudah lama digunakan dalam militer, termasuk pada pisau yang terkenal seperti Ka-Bar. Pelapisan dengan cara ini menggunakan kimia yang cukup beracun seperti iron oxide. Di Indonesia juga masih banyak yang menggunakan teknik ini dan dikenal sebagai bluing. Namun teknik ini hanya bisa memberikan perlindungan minimal terhadap karat.

Tungsten Carbide

5. Tungsten Carbide

Yup material yang digunakan untuk pelapis ini adalah Tungsten dan Carbide yang bahkan bisa dipadatkan dan diklaim 2 kali lebih kuat dari baja. Pengaplikasian lapisan ini adalah dengan disemprotkan pada baja dan dapat mengisi rongga permukaan bilah sehingga dapat melekat dengan erat dengan material bilah.

Untuk alasan teknis pula beberapa jenis pisau termasuk untuk pisau-pisau yang digunakan oleh koki biasanya tidak dilapis sama sekali. Hal ini untuk menghindari dampak yang dapat ditimbulkan jika material dari pelapis mengelupas serta agar pisau lebih mudah di asah, karena pisau tipe ini digunakan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Mungkin masih banyak teknik dan material yang lain yang digunakan dalam pelapisan bilah pisau. Namun untuk kali ini, kita cukupkan terlebih dahulu. Hari sudah malam dan sudah saatnya istirahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *