Jenis Tang Pisau
Pisau

Jenis Tang Yang Umum Dipergunakan Pada Gagang Pisau

Pernahkah anda memiliki pengalaman saat menggunakan pisau, bilah pisau yang anda gunakan tiba-tiba lepas dari gagangnya? Setelah anda perhatikan ternyata tang pisau yang masuk kedalam gagangnya hanya sedikit, jenis tang ini dikenal sebagai tang parsial. Tang parsial sering mengalami kerusakan jika pisau sering digunakan dengan cara dipukulkan pada objek yang akan diolah. Tang adalah bagian dari bilah pisau yang menghubungkan anda bilah pisau dengan gagangnya.

Jenis tang yang digunakan pada pisau pada prinsipnya secara teknis tergantung kegunaan pisau tersebut. Bentuk Tang yang digunakan secara general mempengaruhi kekuatan hubungan antara bilah dan gagang pisaunya. Namun demikian Tang parsial belum tentu lebih fungsional dibandingkan Tang penuh. Tang parsial bisa lebih aman dalam pengolahan bahan-bahan yang panas dibandingkan jenis Tang yang lain.

Dalam artikel ini kita akan membahas berbagai jenis Tang pada pisau berikut dengan kecocokannya pada tipe pisau tertentu.

Berbagai Jenis Tang pada Pisau

Full TangTang Penuh

Tang penuh atau biasa disebut Full Tang adalah jenis tang yang lebarnya sama dengan gagang pisau. Tipe tang ini dipercaya sangat kuat dan kokoh terutama untuk pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan momentum yang diberikan pada pisau seperti chopping atau membelah. Hal ini disebabkan secara teknis pisau Full Tang atau Tang Penuh memiliki konstruksi penuh untuk beban yang dihasilkan pada bilah.

Meskipun pisau dengan Tang Penuh dikategorikan berkonstruksi kuat, pisau dengan tipe Tang seperti ini lebih berat dibandingkan Tang yang lain. Selain itu tipe Tang ini dapat menghantarkan panas atau listrik ketangan penggunanya. Selain itu penggunaan konstruksi ini membutuhkan lebih banyak material bilah dibandingnya tipe Tang yang lain.

Pisau dengan bilah bertang seperti ini juga terkadang tidak diberi handle tambahan. Dengan kata lain, gagangnya adalah bagian dari bilah secara keseluruhan.

Tang Parsial

Partial TangTipe Tang ini kebalikan dari tipe Tang Penuh, Tang pisau tidak mengikuti lebar gagangnya. Zaman dahulu tipe tang ini dianggap lebih mudah rusak, namun kini sejak banyak ditemukannya lem yang sangat kuat, penyatuan gagang dengan bilah pisau dapat lebih kokoh. Ukuran dan jenis tang parsial juga bervariasi, terkadang bukan hanya dilem namun juga ditambahkan dengan baut untuk memperkokoh sambungan antara bilah dan gagang. Selain ukuran Tang parsial juga ada yang berbentuk lancip.

Tipe tang ini memungkinkan pisau diberik gagang dengan berbagai jenis material. Tipe ini biasanya digunakan pada pisau yang menggunakan material gagang seperti tanduk. Selain itu tipe tang ini dapat mengurangi berat pisau secara signifikan sehingga lebih nyaman untuk dibawa. Di Indonesia pisau militer yang sering dipake oleh TNI yaitu Aitor Commando juga memiliki tipe Tang parsial ini. Sehingga pada gagang pisau dapat ditambahkan tabung untuk menyimpan berbagai peralatan-peralatan kecil.

Tipe Tang parsial juga ada yang direkatkan dengan cara dipukulkan pada gagang, sehingga dikenal sebagai push tang. Teknik sambungan ini banyak digunakan pada pisau-pisau tradisional Indonesia.

Tang Rangka

Skeleton Tang atau tang Rangka atau Tang Tengkorak hampir mirip dengan Tang Penuh, namun bagian dalamnya dibolongi dengan tujuan tertentu. Pada pisau survival, bolongan-bolongan ini dapat digunakan untuk menyimpan peralatan-peralatan kecil seperti kail dan benang. Namun utamanya tang jenis ini dapat mengurangi bobot keseluruhan dari pisau. Pisau denga tipe tang seperti ini biasanya tidak menggunakan lem untuk menempelkannya pada material gagang, tapi dibaut. sehingga mudah dilepas pasang.

Dalam hal kekuatan, Tang Rangka menyimpan titik-titik kelemahan pada bagian rangkanya tergantung sebesar apa dan bagian mana yang dibolongi. Selain itu, tipe tang seperti ini kini cukup banyak kita temui pada pisau-pisau anak muda pencinta alam. Pisau dengan tipe tang ini biasanya di ikat dengan paracord.

Tang Ekor Tikus dan Tang Tersembunyi

Tang jenis ini banyak ditemukan pada pisau-pisau lama. Pada dasarnya tipe tang seperti ini memiliki beberapa kelebihan seperti pengurangan bobot, dan fleksibilitas dalam penggunaan material pada gagang.

Tang jenis ini walaupun kurang kuat, tapi digunakan oleh pisau yang cukup terkenal yaitu Ka-Bar USMC. Agar tidak mudah lepas, gagang dan pisau dikunci dengan drat pada bagian pommel pisau. Struktur dari tang ini cukup unik karna terdiri dari dua level tang. Bagian yang paling dekat dengan bilah, berukuran lebih besar, kemudian dikecikan berbentuk batang agar dapat dibuat drat. Sedangkan tang pada pisau ber tang tersembunyi batang tang atau bagian tangnya hanya satu ukuran atau melancip kebawah untuk bagian dratnya.

Tang Tambahan

Jenis Tang ini pada dasarnya adalah pisau Tang Penuh atau Tang Rangka yang ukurannya lebih panjang atau lebih besar dibandingkan luas material gagangnya. Penambahan ukuran ini dapat digunakan untuk pembuatan lobang tempat tali, glass breaker, atau finger hole (lubang jari). Pada pisau Indonesia jenis Tang Tambahan ini sering kita jumpai pada Karambit. Selain fungsi-fungsi yang telah disebutkan barusa, penambahan Tang kadang juga hanya berfungsi sebagai elemen estetis atau aksen.

Pemilihan tipe Tang pada pisau erat kaitannya dengan fungsi pisau tersebut. Misalnya pada pisau dapur anda perlu membertimbangkan penggunaan pisau dengan Tang Penuh untuk kegiatan membabat daging, atau memotong tulang. Pisau jenis ini didapur dikenal dengan Cleaver, Kitchen Axe atau pisau masak (Cook Knife). Sedangkan pisau dapur yang lain dapat anda pilih yang menggunakan hidden Tang, atau jenis tang yang lain karna tidak digunakan dengan cara dipukul.

Untuk pekerjaan diluar rumah seperti pertanian atau perkebunan, juga perlu diperhatikan penggunaan jenis Tang pada pisau atau golok anda. Banyak pisau dan golok kerja yang dijual dipasaran justru menggunakan Tang Parsial, dan pada akhirnya anda dapati peralatan tersebut rusak karna sering digunakan untuk membabat benda yang cukup keras seperti batang pohon.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: