Senjata Tradisional

Caluk, Senjata yang unik bentuknya

Dalam artikel sebelumnya telah dibahas beberapa Senjata tradisional  dari Jawa Timur di antaranya Bionet, Buding dan Celurit.  Tentu tak hanya itu saja, masih terdapat senjata lainnya senjata Caluk misalnya. Bentuk dari senjata ini panjang sama seperti halnya Golok. Namun tetap ada perbedaan di antaranya senjata ini memiliki lengkungan pada bagian ujung dan terdapat kapak di tengah-tengah bilah.

Caluk 1.30

Senjata ini adalah salah satu senjata yang memiliki keunikan pada bentuknya sehingga sangat langka ditemukan. Di Indonesia sendiri hanya bisa ditemukan di Pulau Jawa. Memiliki bentuk yang berbeda dari senjata lainnya, pada zaman dahulu Caluk digunakan untuk kegiatan sehari-hari hingga bisa digunakan untuk membela diri.

Jika Anda penasaran dengan senjata Caluk dalam bentuk 3D, klik gambar di bawah ini.

 

Berbeda dengan zaman dahulu, sekarang  masyarakat tidak lagi menggunakan senjata yang satu ini. Menurut beberapa literasi bahkan bisa dikatakan senjata ini hampir punah. Selain itu orang yang membuat senjata tradisional ini juga sangat jarang. Namun  tampaknya masih ada sebagian orang yang menyimpan senjata ini untuk dijadikan koleksi atau benda pusaka.

Lihat Juga: Senjata Dalam Perang Manggopoh

Pada umumnya caluk memiliki panjang sekitar 1 meter dengan kapak di tengah badannya. Dahulu dikenal dengan sebutan Caluk Trantang, nama itu diambil dari nama empu pembuatnya yaitu Ki Trantang.

Dalam bahasa Jawa ada sebuah peribahasa yang terkenal yaitu; “Pande ora caluk’an” yang artinya adalah, untuk mengatakan bahwa ada seseorang yang memiliki suatu benda yang bermanfaat namun tidak mampu menggunakanya. Hal ini manunjukkan bahwa senjata ini mempunyai kewibawaan dan pengaruh yang besar didalam kehidupan sehari hari masyarakat Jawa secara umum.

Sumber: Karya Pemuda, Budaya Jawa, Kerisku, Indoshinju.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: