Senjata Tradisional

Kalawai, Senjata Khas Maluku

Maluku, Dalam benak masyarakat identik sebagai penghasil rempah-rempah. Sejarah pun mencatat Provinsi ini pernah menjadi rebutan oleh bangsa-bangsa Eropa yang ingin menguasai hasil bumi (rempah-rempah). Namun tak hanya itu, Maluku juga kaya akan tradisi dan kebudayaan yang masih terjaga, termasuk senjata tradisionalnya. Salah satunya adalah senjata tradisional Kalawai.

Kata Kalawai berasal dari bahasa daerah Maluku, yang terdiri dari dua suku kata yaitu Kala dan Wai. Kala mempunyai arti tikam dan Wai mempunyai arti air. Sehingga jika diartikan secara etimologis kata Kalawai memiliki pengertian tikam air. Selain itu kata senjata ini juga pernah disyairkan dalam lagu Bulan Pake Payong.

Inilah bentuk 3D senjata Kalawai, Yuks langsung saja klik gambar di bawah ini. https://sketchfab.com/models/bdea3877b7204cb493d6d112c3e2f3e0  

Dari segi bentuk senjata tradisional ini sekilas mirip dengan Tombak. Perbedaannya, pada senjata ini terdapat sebuah pegangan yang terbuat dari kayu ataupun buluh yang sedikit lebih panjang dari Tombak. Ujung buluhnya diberi besi tajam dan lebih dari satu karena akan diikat melingkari buluh tersebut. Biasanya terdiri dari besi-besi kecil dengan ukuran 6 mili dan diasah sampai tajam.

Lihat Juga: Senjata Masyarakat Betawi Tempo Dulu

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Perbedaan yang paling mendasar dari keduanya terletak pada ujung atau matanya. Jika Tombak biasanya bermata satu, masa senjata Kalawai mirip dengan Tombak Trisula memiliki tiga mata tombak.

Senjata Kalawai digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan. Biasanya mereka menggunakan senjata ini di dalam air. Baik untuk menangakap ikan di dalam lautan maupun di sungai. Ikan yang ditangkap biasanya, Teripang, Gurita, Morea dan lain sebagainya.

Sumber: Disini Aja, Kamera Budaya, Tihulae.  ]]>

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *