West Borneo Mandau
Senjata Tradisional

Keunikan Mandau Kalimantan Barat

Mandau Kalimantan Barat tidak hanya berfungsi sebagai senjata tajam, namun juga memiliki nilai seni dan kebudayaan. Khususnya bagi kaum pria suku Dayak yang sudah menikah, mereka diwajibkan memiliki Mandau sebagai alat untuk melindungi diri dan peralatan bekerja di kebun atau sawah.

Kebudayaan Mandau Kalimantan Barat

Mandau Kalimantan Barat akan menjadi senjata turun menurun yang diwariskan kepada anak cucunya. Biasanya proses serah terima Mandau diberikan oleh orang tua ketika anaknya akan menikah. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bekal untuk hidup mandiri sebagai pria dewasa yang telah memiliki keluarga. Proses serah terima ini akan diteruskan hingga ke generasi selanjutnya. Sehingga banyak sekali Mandau yang berusia ratusan tahun berpindah-pindah tangan sesuai dengan silsilah keluarga.

Tentu saja manfaat dan fungsi yang sesungguhnya bukan hanya sebagai senjata tajam. Namun juga lebih menitikberatkan pada nilai moral, kebudayaan dan adat istiadat bagi suku Dayak Kalimantan Barat.

Siapa saja yang dianugerahi Mandau secara turun temurun, harus menjaganya secara utuh sebagai kehormatan keluarga untuk diteruskan kepada generasi selanjutnya. Karena itulah, senjata ini dipercaya memiliki kesaktian dari roh-roh yang bersemayam pada hiasan rambut yang terdapat di gagangnya. Banyak yang menganggap bahwa Mandau merupakan senjata mistis. Karena gagangnya terbuat dari tanduk dan sarungnya dari kain khas suku Dayak Kalimantan Barat.

mandau kalbar 2

Proses Pembuatan Mandau

Proses pembuatan Mandau berasal dari bahan baku berupa lempengan besi yang dipanaskan atau ditempa sampai berbentuk tipis dan panjang dengan ujung yang runcing. Salah satu bagian bilahnya dibuat agar memiliki tingkat ketajaman yang tinggi dan bisa digunakan untuk memotong leher binatang dalam satu sabetan. Posisi ketajaman bilahnya dari ujung hingga mendekati gagangnya dan terdapat bilah yang tumpul sekitar 10 cm diatas gagangnya.

Pada bagian sisi lainnya dibiarkan tumpul dan berukuran tebal seperti pedang bermata satu dengan tingkat ketajaman yang tinggi. Pembuatan Mandau pada zaman dahulu mengambil bahan dari batu gunung yang dicairkan dan dicampur dengan berbagai logam lainnya sehingga menjadi besi yang sangat kuat. Selain itu, ada juga mandau yang terbuat dari campuran bahan emas, perak dan tembaga sehingga memiliki tampilan yang sangat indah. Biasanya mandau ini dimiliki oleh para sesepuh adat dan juga orang yang memiliki pengaruh atau wibawa tinggi dalam masyarakat Dayak.

Proses pencampuran bahan-bahan material logam untuk membuat senjata ini memerlukan waktu yang sangat lama dan bisa sampai 1 atau 2 bulan dalam pembuatan satu buah mandau. Hal ini karena proses peleburan semua bahan agar bisa menyatu dengan sempurna sehingga menghasilkan besi yang bernilai dan juga karena para pembuatnya sambil melakukan ritual agar mandau yang dihasilkan memiliki kekuatan yang luar biasa.

Hiasan Mandau

Untuk hiasan pada hulu mandau terbuat dari tanduk rusa yang diukir dengan bentuk kepala burung atau binatang lainnya. Sedangkan pada gagangnya dihiasi dengan ukir-ukiran kepala binatang yang berupa naga, burung serta hewan lainnya. Pada gagang mandau juga terdapat hiasan rambut sebagai pelengkap keindahan atau hiasan yang terkesan mistis. Dalam masyarakat Dayak juga beredar mitos bahwa rambut yang menghiasi gagang mandau sebagai tempat tinggal roh-roh halus sehingga senjata ini memiliki kesaktian yang sangat tinggi.

Untuk sarungnya disebut dengan nama kumpang sebagai tempat untuk menyarankan bilah mandau agar aman. Kumpang terbuat dari 2 kayu tipis yang diperkuat dengan tulang yang berbentuk gelang pada ujungnya. Sedangkan bagian tengahnya diikat dengan rotan sehingga kondisi kumpang melekat dengan sangat kuat. Terdapat juga bilah pisau kecil yang diselipkan pada ikatan anyaman rotan sebagai senjata pelengkap. Ciri khas mandau dari Kalimantan Barat yaitu memiliki hiasan kain tenun yang terdapat pada kumpang dan tidak dimiliki sarung mandau pada daerah lainnya di Kalimantan.

Sumber : Kalbar,

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: