Kegiatan

Bikin SIM (Surat Izin Mengemudi) ga perlu calo

Setelah sekian lama mengemudi kesana kemari ga bawa SIM, akhirnya hari ini berhasil juga ngurus dan dapetin sekaligus SIM A dan C untuk mobil dan motor tentunya.

Sebenernya saya dan saya yakin banyak orang mungkin ga berniat untuk ga ngurusinnya supaya bisa taat peraturan, tapi dengan jadwal yang padat dan tes yang sulit apabila sesuai prosedur maka saya semakin males ngurusin hal ini.

Sebelumnya saya sudah pernah ngurus dan ikut tes, meskipun saat ujian teori lulus, saat uji di simolator saya tidak berhasil meski ngulang dua kali, dan karena ngantri untuk tes drive nya se abrek, saya akhirnya mengurungkan niat untuk membuat SIM dari beberapa tahun yang lalu.

Karena desakan istri yang prihatin dan takut juga kalo ada apa-apa maka akhirnya istri saya mencari info bagaimana mengurus SIM ini melalui jasa pembuatan (yang ga ada bedanya sama CALO). Yes saya tau itu ga sesuai prosedur tapi, saya pastikan banyak orang menggunakan jasa ini karena SOP pembuatan di SAMSAT yang cukup sulit tadi.

Saya dan sang CALO tadi bertemulah kemarin di Lotte Grosir yang ada di Jl. Soekarno Hatta. Tentunya setelah di hubungi oleh istri dan disana, saya menyerahkan photocopy KTP lalu di anterin tes drive di sarana tes drive independen di lokasi tersebut, dana yang diperlukan sebesar Rp 1.000.000 untuk kedua jenis SIM jadi masing-masing Rp 500.000. Tempat tes drive tersebut kemudian memberikan sertifikat yang nanti dapat di bawa ke SAMSAT.

Keesokan harinya saya dan sang CALO kembali bertemu, namun kali ini langsung di SAMSAT. Saya di antar untuk cek kesehatan di klinik yang bisa di tempuh dengan jalan kaki di area luar SAMSAT. Setelah cek yang prosesnya sangat cepat dan membayar Rp 45.000. Kemudian saya mendapatkan mendapatkan sepucuk bukti bahwa saya dalam kondisi yang baik.

Kemudian saya hanya di antar ke pintu depan SAMSAT untuk proses lainnya. Didalam dari tujuh loket, loket tes drive dan simulasi tidak perlu saya ikuti, sehingga tinggal mengikuti uji teori dan pembayaran sebesar Rp 240.000. And thats it. Di loket ke 7 saya sudah mendapatkan SIM A dan SIM C yang saya butuhkan dalam waktu kurang dari 2 jam.

Singkatnya kalo mau bikin SIM (terutama SIM A dan C) di Bandung urutannya begini:

  1. Tes drive di Lotte Mart Grosir di Jl. Soekarno Hatta.
  2. Cek kesehatan, buat dapet Surat Keterangan dokter untuk penglihatan dan kesehatan
  3. Daftar untuk pembuatan SIM di loket Samsatnya
  4. Cek dokumen di loket ke 2
  5. Verifikasi dokumen, photo, scan sidik jari di loket 3
  6. Ujian teori di loket ke 4
  7. Loket 5 skip
  8. Loket 6 bayar ada bank BRI disana, kemudian sambil isi dokumen
  9. Pengecekan dokumen yang barusan di isi
  10. Kasiin dokumen ke meja petugas kemudian ambil SIM diloket 7

Total biaya Rp 620.000

Lebih mahal memang dari pada SOP standar, tapi ngobrol sama yang bikin SIM melalui jalur biasa udah 5 kali ujian ga lulus2. Terutama di ujian yang pake simulator untuk motor. So, mungkin ya memang ada biaya lebih harus dikeluarkan untuk sedikit kemudahan, tapi saya harap pembaca ga perlu pake calo setelah baca postingan ini.

Sukses!

14 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: