Desain

Desain

Desain berasal dari bahasa Inggris “Design” yang berarti perancangan. Ruang lingkupnya tidak hanya mencakup subjek yang berkaitan dengan estetika namun juga terdapat pada berbagai bidang keilmuan lainnya baik teknik maupun humaniora. Desain dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh keilmuan yang lain karena desain harus berintegrasi dengan berbagai keilmuan lain tergantung spesifikasi profesi desain dan sub profesi didalamnya.

Definisi dari keilmuan ini tidak hanya biasa digunakan pada profesinya sendiri. Kenyataannya semua orang dapat melakukan suatu perencanaan dalam berbagai bentuk.  Dengan demikian dalam pengaplikasiannya, semua orang dapat dikatakan sebagai desainer. Namun demikian dalam penyempitan profesi, keilmuan ini digunakan pada beberapa sub kategori profesi.

Sebelum publikasi tentang dunia mendesain menjadi lebih populer karena media yang kini lebih mudah di akses. Kosakata desainer lebih banyak di lekatkan pada desainer fahsion belaka. Padahal sub profesi dari perancangan cukup banyak diluar fashion.

Baik secara umum maupun spesifik, keilmuan ini penting dan mulai mendapat tempat yang lebih baik dimata masyarakat.

Desain Secara Umum

Secara umum dapat dikategorikan sebagai subjek dan objek. Sebagai subjek, keilmuan ini merupakan salah satu bagian dari proses. Dalam satu konteks kegiatan, kegiatan ini terdapat pada proses yang berada di hulu. Detail dari proses ini juga memiliki skema detail proses yang panjangnya menentukan objektifitas dan kekomprehensifan dari outputnya.

Sebagai objek, desain merupakan output itu sendiri. Hasil dari kegiatan yang telah atau sedang dilakukan oleh seorang pelakunya. Hal ini dapat meliputi bentuk fisik, konsep yang didokumentasikan maupun pengolahan secara digital.

Desain di Indonesia

Di Indonesia keilmuan ini telah menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif  dan dibagi menjadi beberapa detail subsektor seperti Produk, Interior dan Komunikasi Visual. Keilmuan ini dipercaya dapat menjadi salah satu alat yang digunakan dalam persaingan ekonomi global.

Sebagai objek merupakan salah satu hal awal yang diperhatikan oleh calon konsumen dan konsumen suatu produk. Kemudian dalam penggunaannya dapat memberikan pengaruh mulai dari interaksi objek hingga habit penggunanya.

Karena saya berprofesi sebagai desainer produk, tentunya didalam blog ini akan lebih banyak membahas tentang Product Design. Meskipun demikian, beberapa teori tentang keilmuan ini juga sering dan bahkan serupa dengan keilmuan lain terutama dalam ruang lingkup keilmuan desain.

Dalam profesi saya, proses mendesain sebuah produk terdiri dari 3 fase umum, yaitu penelitian, pengembangan dan penjualan produk. Untuk mengetahui lebih lanjut pembahasan masing-masing sub kategori, silahkan klik box dibawah ini

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: