Beli bor aja bingung, coba cek ini dulu

Udah lama pengen punya bor, dan kebetulan bakalan ada waktu untuk beli akhir minggu ini. Pas nyampe di mall atau toko bingung karna ada banyak banget pilihan yang di pajang di etalase dari berbagai merek. Biar singkat dan hemat akhirnya bawa pulang yang paling murah, waktu dicobain buat ngebor dinding alatnya lambat banget setelah baca manualnya ternyata bornya bor obeng, nah loh?

Lihat Juga : Berbagai Jenis Perkakas

Skenario diatas mungkin cuma salah satu kemungkinan yang terjadi kalo kita asal-asalan beli peralatan, apalagi peralatan dalam hal ini bor yang merupakan power tool yang digunakan untuk pekerjaan di bengkel atau workshop kita. Sebelum hal tersebut kejadian, ada baiknya baca artikel ini sebelum anda membeli, dan share juga supaya saudara atau temen-temen kita bisa terbantu memilih mana yang lebih tepat.

Bor

Buat apa? hal yang pertama jadi pertimbangan dalam membeli sebuah produk adalah mau digunakan untuk apa produk tersebut termasuk dalam memilih bor. Memang benar kegunaan alat ini secara universal adalah untuk membuat lobang, tetapi harus jadi pertimbangan pula, akan membuat lobang dimaterial apa, dimana dan bagaimana. Secara general dipasaran tersedia beberapa tipe bor:

Tipe Bor

drill-driver.jpg

Bor obeng (Drill Drivers/Powered Screwdrivers).

Jenis bor ini cocok untuk digunakan sebagai pemutar sekrup, baut dan pekerjaan-pekerjaan rumahan yang tidak terlalu berat. Pilih jenis bor yang torsinya besar dibandingkan mencari yang putarannya cepat (rpm tinggi). Seperti halnya kendaraan bermotor yang menggunakan gigi, gigi 1 atau putaran pertama digunakan jika kendaraan harus bekerja lebih berat walaupun tidak kencang, demikian pula dengan bor obeng, kombinasi kecepatan tinggi dengan torsi rendah justru dapat merusak sekrup dan mata obengnya.

Combi Drill

Bor Kombinasi (Combination Drills-Impact Drill/drivers).

Impact Drill atau Combi Drill mengkombinasikan kecepatan dan pukulan untuk menghujamkan mata bor dalam kecepatan tinggi. Fitur ini bermanfaat untuk melobangi tembok semen atau batu yang keras. Pada bor jenis ini biasanya ada switch untuk memilih mode bor atau palu, mode bor biasa digunakan untuk melobangi kayu, besi, kaca atau mengencangkan skrup. Sedangkan mode palu digunakan untuk melobangi batu atau semen misal membuat lobang untuk viser ditembok. Pada moda palu, mata bor diputar dan maju mundur dalam kecepatan tinggi.

combination-drill.jpg

SDS Drill & Hammer Drill.

SDS (Self Direct System) mirip dengan Bor Kombinasi atau Impact Drivers tapi punya opsi mode untuk menggunakan fitur membolongi dan memahat sekaligus atau salah satu fitur saja. Alat ini lebih banyak digunakan untuk pekerjaan konstruksi seperti melobangi atau bahkan menghancurkan tembok atau membongkar keramik. Sedangkan Hammer Drill yang dikhususkan untuk mengerjakan batu fitur bor dan palu/pahatnya tidak bisa dipisahkan, sehingga tidak bisa digunakan untuk memukul saja seperti SDS, Hammer Drill dikenal juga dengan sebutan Percussion Drill.

angle-drill.png

Bor Sudut (Angle Drills).

Selain jenis produk diatas, ada pula bor yang dikhususkan untuk pekerjaan ditempat yang sulit dijangkau dengan produk biasa, yaitu bor sudut. Produk ini biasanya digunakan untuk pekerjaan instalasi semisal sambungan lantai, tangga dan permesinan.