Material - Pengetahuan Penting Bagi Desainer Produk

Dalam merealisasikan sebuah desain menjadi produk yang nyata, material bukan hanya memberikan kekuatan tetapi juga men-state karakteristik dan value sebuah produk.

30

June 2018

Bagi desainer produk, pengetahuan tentang material sangatlah penting. Sehingga pengetahuan ini menjadi pengetahuan dasar yang penting untuk dipelajari oleh calon desainer, dan dikembangkan saat menjadi profesional. Pengetahuan tentang subjek ini ketika diperkuliahan dikenal sebagai Banpros atau bahan dan proses. Dalam mata perkuliahan ini mahasiswa diajarkan tentang berbagai macam karakteristik material dan cara pengolahannya.

Secara garis besar, material dibagi atas bahan alami, sintetis dan komposit. Setiap material memiliki karakteristiknya masing-masing. Karakteristik tersebut meliputi kekuatan, tekstur, durabilitas dan sebagainya. Eksplorasi terhadap material bahkan didalami dalam satu jurusan khusus sesuai dengan namanya.

Di Indonesia sendiri, penggunaan beberapa jenis bahan cukup dominan dibandingkan bahan yang lain. Hingga saat ini penggunaan bahan-bahan dari kayu masih sangat besar di Indonesia. Sedangkan penggunaan material logam kerap kita temui dalam industri kemudian diikuti bahan-bahan alami lainnya seperti Rotan dan Bambu.

Material

Material merupakan salah satu keilmuan yang wajib dimiliki dan didalami oleh seorang desainer produk. Pengetahuan tentang subjek ini dapat mempengaruhi berbagai keputusan, proses hingga realisasi produksi sebuah produk. Bahkan banyak dari desainer produk di Indonesia mengambil fokus pada salah satu jenis bahan alami saja. Dengan demikian desainer tersebut dapat benar-benar memahami karakteristik bahan tersebut dan menjadi bahan pertimbangan saat mendesain produknya.

Karakteristik Material yang Menjadi Pertimbangan Mendesain

Berikut ini beberapa karakteristik material yang kerap mempengaruhi keputusan desainer terhadap eksekusi sebuah desain

1. Kekuatan

Daya tarik, tekan atau ketahananya terhadap pengaruh eksternal seperti api, air, cairan kimia dan sebagainya merupakan salah satu pertimbangan menggunakan bahan tertentu dalam memproduksi karya desain.

2. Tekstur

Bagaimana permukaan sebuah bahan baik sebelum maupun setelah pengolahan. Apakah tekstur tersebut perlu dipertahankan, atau apa jenis finishing yang baik untuk menghilangkan atau mempertahankan tekstur tersebut. Dengan mempehatikan keputusan yang diambil terhadapt tekstur yang ada pada bahan, desainer bisa memutuskan karakteristik apa yang ingin dimunculkan pada desainnya.

3. Warna

Sebanyak apa warna yang dapat kita temukan di alam begitu pula variasi warna yang terdapat pada material dengan berbagai pengolahannya. Warna natural dari bahan dapat menjadi salah satu pertimbangan pengguna dalam memilih sebuah produk, sehingga juga menjadi pertimbangan tak terelakkan bagi desainer.

Selain tiga hal tersebut masih banyak pertimbangan lain dalam menentukan pemilihan bahan, pengolahan dan hasil final yang ingin dimunculkan oleh desainer melalui subjek ini. Pembahasan tentang bahan sangat banyak dan panjang dan tentunya tidak semua dapat dicover dalam website ini. Sebagian material hanya dibahas secara umum, sedangkan beberapa material lain dapat dibahas lebih mendalam, tergantung kebutuhan saya pribadi dalam mendesain. Tulisan tentang material yang saya buat, lebih mengutamakan riset yang saya butuhkan untuk pengembangan produk yang saya lakukan.

WhatsApp chat
%d bloggers like this: