Alami

Material Alami

Material alami bukan hanya material yang bersifat organik. Baik material yang didapat dipermukaan bumi yang berasal dari makhluk hidup maupun material yang ditambang dari perut bumi dapat dikatakan material alami. Sebagaimana kayu, gas dan porcelain yang diambil dari kerak bumi sebelum pengolahan yang kompleks disebut material alam.

Material jenis ini meliputi berbagai jenis material yang langsung diambil dari alam tanpa proses komposit maupun sintetis. Material ini memiliki karakteristik asli yang dipengaruhi lingkungan tempat pengambilannya. Material jenis kerap kali membutuhkan pengolahan lebih lanjut untuk mempertahankan atau meningkatkan sifat-sifat fisik maupun mekaniknya sebelum dijadikan produk.

Bagi desainer produk tidak semua material jenis ini dapat langsung diaplikasikan dalam pembuatan produk. Seperti minyak bumi yang harus melewati proses penyulingan dan polimerisasi untuk diubah menjadi plastik. Namun beberapa jenis material lain dapat langsung dijadikan produk tertentu dengan hanya pengolahan bentuk, seperti kayu maupun batu.

Gas Alami

Penggunaan Material Alami dalam Mendesain Produk

Pada zaman ini, hampir seluruh material alami harus mengalami proses yang cukup panjang agar dapat dijual dengan baik. Namun demikian tuntutan tersebut dapat dikesampingkan dalam berbagai kasus pembuatan produk untuk keperluan custom maupun untuk memenuhi kebutuhan lokal.

Didalam dunia industri perkayuan hingga furniture untuk keperluan ekspor, beberapa jenis kayu bahkan tidak diberi ijin untuk dibawa keluar negeri. Sedangkan kayu yang dapat di ekspor, harus melalui proses pengeringan dan fumigasi agar terbebas dari rayap dan semut. Meskipun demikian, proses yang diterapkan pada material tersebut tidak mengurangi predikatnya sebagai material alami.

Banyak dari material tambang juga tidak dapat digunakan secara langsung untuk dijadikan sebuah produk. Termasuk banyak jenis logam, gas dan cairan yang perlu berbagai proses pemurnian, penyulingan bahkan penambahan material lain agar dapat digunakan oleh industri.

Dalam penggunaan material alam yang paling sering menjadi permasalahan adalah ketersediaannya. Banyak jenis kayu, kulit atau material hasil tambang di tengarai terus berkurang dan bahkan tidak lagi ada. Hal ini ada yang disikapi dengan pembatasan hingga pelarangan penggunaan material tersebut, dicarikan alternatif material alam yang lain atau dibuat sintetik nya.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: