Kayu

Bisnis Ekspor Kayu Indonesia Meningkat

Bisnis ekspor kayu di Indonesia memang sangat potensial. Karena negara ini memiliki lahan hutan sangat luas yang tersebar di berbagai provinsi. Daerah yang menjadi penyumbang terbesar dalam bidang ekspor kayu ialah Sumatera, Kalimantan dan pulau Jawa. Pulau Sumatera menyumbang ekspor kayu sekitar 61%, Kalimantan sekitar 24% dan pulau Jawa dengan 10%. Wilayah lainnya seperti Maluku dan Papua sekitar 4% serta Sulawesi 0,5%.

Jumlah keseluruhan produk kayu ekspor pada tahun 2017 mencapai angka US$ 10,9 Miliar dan mengalami kenaikan dari tahun 2016. Angka ini diharapkan akan meningkat lagi tahun depan dan menjadi salah satu target bagi semua pihak yang berkontribusi dalam bidang perhutanan. Selain itu, tentunya harus memikirkan langkah yang tepat untuk melakukan reboisasi. Dalam hal ini pemerintah perlu mempelopori atau digalakan kembali kampanye penanaman kembali lahan kosong agar kondisi alam seimbang.

download (2).jpg

Masyarakat juga telah menyadari bahwa produk kayu merupakan salah satu komoditi yang sangat menjanjikan bagi pangsa pasar dunia. Hal ini karena produk kayu dari Indonesia sangat diminati oleh negara-negara lain. Terutama produk kayu Jati, kayu Merbau, kayu Sonokeling, kayu Sonokembang dan lainnya. Masyarakat juga sudah mulai melakukan pemanfaatan lahan dengan melakukan penanaman pohon berkualitas ekspor untuk skala hutan rakyat. Keuntungan dari hasil hutan memang cukup besar, sehingga banyak pengusaha yang berani menyewa lahan penduduk untuk dijadikan hutan. Hal itu dilakukan agar mendapatkan keuntungan sebagai salah satu sarana investasi.

Dengan berkembangnya kesadaran masyarakat akan penanaman lahan untuk dijadikan hutan rakyat, tentu saja akan membantu memberbaiki ekosistem di negeri ini. Hal ini juga akan membantu menjaga keseimbangan alam karena hutan mampu menahan air dari curah hujan dan bisa menghindari resiko banjir. Tentu saja pemanfaatan lahan untuk dijadikan hutan memang perlu ditingkatkan dan menambah kekayaan alam Indonesia akan hasil kayu untuk dijadikan barang ekspor.

download (3)

Saat ini, pihak Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mulai melakukan terobosan baru dalam perdagangan atau ekspor kayu secara online. Hal ini bisa terealisasi setelah menjalin kerjasama dengan Indonesian Timber Exchange (ITE) dengan menggunakan situs e-commerce untuk perdagangan kayu. Para pembeli kayu dari luar negeri tidak perlu datang ke Indonesia ketika akan melakukan pembelian. Mereka cukup bertransaksi melalui internet. Pihak ITE juga sudah menyediakan sarana aplikasi bagi para pembeli untuk melakukan transaksi dengan mudah.

Anggota APHI yang berjumlah sekitar 424 perusahaan bisa melakukan ekspor kayu untuk memanfaatkan sarana e-commerce. Sementara itu, ITE juga memiliki jaringan lebih dari 400 perusahaan pengolahan kayu di seluruh dunia sehingga memiliki potensi yang sangat besar bagi kemajuan para pengusaha kayu Indonesia. Hal ini merupakan keuntungan besar bagi semua pihak yang terkait dalam jaringan ITE agar semua perusahaan yang bergerak dalam bidang kayu olahan bisa bersinergi antara satu dengan yang lain.

Tentunya para pengusaha kayu yang tergabung dalam ITE bisa melakukan ekspor dengan mudah melalui sistem e-commerce. Pemerintah juga membantu untuk memudahkan para pengusaha dalam mendapatkan sertifikat kayu legal Indonesia atau Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Pihak terkait seperti Kementrian Perdagangan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta organisasi pendukung lainnya seperti Forest Stewardship Council, WWF, TFF dan para pengusaha kayu telah bertemu pada bulan Maret 2018 lalu untuk membahas masa depan ekspor kayu negeri ini.

Berbagai produk kayu olahan ataupun barang yang terbuat dari kayu asal Indonesia memang berkualitas dan mudah diterima negara-negara di dunia. Negara-negara yang sudah menjadi langganan ekspor kayu Indonesia antara lain, Amerika Seikat, Uni Eropa, Cina, India, Australia, New Zealand, Korea serta lainnya. Sebagian besar, produk kayu olahan dijadikan sebagai bahan baku lantai dan decking karena terlihat lebih elegan serta memiliki nilai seni akan keindahan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Material Kayu Untuk Pembuatan Gagang Pisau

Sumber: Validnews.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: