Kayu

Jati – Pohon Kayu Populer Yang Kaya Manfaat

Hampir semua orang yang saya temui jika ditanya “kayu apa yang bagus” akan mereferensikan Kayu Jati. Furnitur dari Kayu ini bahan mentahnya pun punya harga “spesial” dibandingkan jenis kayu yang lain, bahkan yang tidak kalah mengejutkannya ada yang mengklaim bahwa kapal Nabi Nuh juga dibuat menggunakan Kayu Jati. Tapi apa benar Kayu Jati se recommended itu? Supaya kamu bisa menilai, yuk kita cari tau lebih banyak soal kayu ini.

Jati – Klasifikasi Saintifik & Morfologi

Kayu Jati termasuk kayu keras tropis yang masuk kategori Angiouspermae atau tumbuhan berbunga. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga Lamiaciae yang merupakan tumbuhan yang memiliki wewangian tertentu. Pohon ini terdapat pada genus Tectona dan spesies Grandis. Pohonnya memiliki bunga putih yang wangi serta daun yang lebar agak berbulu pada permukaan bawahnya. Kayu ini agak berbau kulit ketika pertama kali ditebang. Pohon ini banyak ditanam didaerah Jawa terutama Jawa Tengah dan Timur dan banyak terlihat dipinggir jalan. Agar anda mengenali pohon ini saat melintasinya mari kita lihat ciri-ciri pohon ini.

Karakterteristik Kayu Jati

Kayu Jati memiliki banyak potensi. Kayu yang terkenal dengan kekerasan, keawetan dan corak kayu yang menawan ini ternyata telah dimanfaatkan sejak berabad-abad yang lalu oleh masyarakat diseluruh dunia. Diluar negeri kayu yang dikenal dengan Teak Wood ini banyak yang menyebutnya sebagai Burma Teak. Kayu yang dibawa oleh bangsa Belanda ke Indonesia meskipun bukan kayu endemik menjadi sangat populer karena berbagai karakteristik positifnya tersebut.

Warna dan Corak

Kayu ini bewarna coklat ke emasan dan hingga coklat muda dengan corak yang cukup tampak. Coraknya cenderung lurus meskipun sesekali ada yang bergelombang bahkan keriting. Pori-porinya kecil namum masih dapat terlihat tanpa miskroskop. Ukuran pori-pori ini adalah karakteristik kayu keras karena menyangkut kepadatan kayu. Pori-pori yang kecil mengantar air yang cukup karena kayu ini berhabitat ditanah yang kering. Kayu ini merupakan standar tertinggi bagi kayu yang tahan terhadap kerusakan. Oleh karena itu sangat populer hampir diseluruh dunia. Baik teras maupun gubalnya sangat tahan dari rayap maupun air.

Pengerjaan

Kayu Jati mudah dikerjakan dan minim kerusakan saat dikerjakan. Kekerasan kayu ini juga terkait dengan tingginya Silika yang terkandung didalamanya (hingga 1,4%). Sehingga sifat ini membuatnya dapat merusak mata perkakas lebih cepat dibandingkan kayu yang lain. Minyak kayu merekatkan antara komponen dengan baik meskipun terkadang minyak kayu ini perlu dikurangi saat penempelan antara satu bagian kayu dengan bagian yang lain.

Efek Samping dari Serbuk

Bagi orang-orang yang memiliki sensifitas terhadap debu dan partikel tertentu. Serbuk kayu ini terkadang dapat menyebabkan iritasi baik pada kulit, mata, maupun pernafasan. Kayu ini tergolong sensitizer atau kayu yang sebagian orang menyebabkan alergi.

Harga

Meskipun banyak ditanam diberbagai belahan dunia, kayu ini termasuk jenis kayu yang mahal karena kualitasnya yang sudah terpercaya dari zaman dahulu. Bahkan kayu ini dikenal sebagai salah satu kayu termahal dipasar internasional. Terutama dalam ukuran besar sebagai kayu yang coraknya tidak terlalu mencolok.

Pemanfaatan Pohon Jati

Pohon Jati banyak tumbuh di Indonesia, dan terbilang cukup mudah untuk di jumpai, bahkan pohon Jati sendiri dapat tumbuh di daerah yang kering dan berkapur. Pohonnya sendiri sangat tinggi, bahkan bisa mencapai ketinggian 50 Meter, bahkan faktanya semakin tua pohon ini tersebut makan ia akan terus tumbuh tinggi dan semakin menanjak.

Selain itu, semakin tua pohon Jati tersebut makan semakin kuat, maka dari itu untuk bahan pembuatan kapal ataupun perabotan rumah banyak menggunakan kayunya yang sudah tua, untuk membedakan kayu Jati yang sudah tua dan masih muda bisa dilihat dengan ukuran kayunya, atau dengan jumlah daun yang ada di pohonnya, semakin sedikit daun yang ada di pohon maka semakin tua pula umur dari pohon tersebut. Berikut ini produk-produk yang umum menggunakan kayu Jati :

Furniture & Meubelair

Salah satu pemanfaatan utama dari kayu ini adalah untuk pembuatan furniture. Furniture dan mebel yang dibuat dari kayu ini sangat berkarakter dan tahan lama. Tidak heran setiap pameran furniture baik didalam maupun didalam negeri karya-karya desainer furniture yang menggunakan material ini berlimpah pilihannya. Desainer furniture di Indonesia menjadikan kayu ini salah satu kayu pilihan dalam desain mereka. Berikut ini contoh desain furniture yang dibuat dengan kayu jati :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perahu dan Kapal

Kayu ini dikenal sebagai kayu keras dan padat. Pori-porinya yang berukuran cukup kecil terkenal resistan dari serangan air. Bahkan saya juga menemukan artikel yang mengatakan bahwa kapal Nabi Nuh terbuat dari kayu Jati, meski saya sulit mempercainya. Penggunaan material kayu ini hampir pada seluruh bagian kapal. Mulai dari lambung, dek, rangka, lantai hingga furniture didalamnya. Penggunaan kayu Jati untuk perahu saat ini terutama untuk kapal-kapal mewah. Kayu pada kapal dan perahu tersebut kini ditambahkan finishing lacquere agar semakin lux dan elegan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Bahan Bangunan dan Komponen Rumah

Dari zaman dahulu penggunaan kayu Jati pada rumah meningkatkan pamor bagi pemiliknya. Harga kayu ini yang tidak murah memberikan kesan mewah bagi penggunanya. Sehingga penggunaan kayu ini sebagai konstruksi perlu ekpose yang baik agar terlihat oleh tamu yang datang. Kayu ini dapat digunakan hampir disegala komponen rumah, mulai dari lantai, rangka rumah, dinding, pintu dan sebagainya

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ukiran dan Kerajinan

Sifat keras dan solid kayu ini membuatnya menjadi salah satu kayu yang banyak disukai oleh para perajin dan pengukir. Salah satu tempat yang terkenal karena ukiran kayu Jatinya adalah Jepara. Jepara sejak dahulu kala dikenal sebagai tempat penghasil kerajinan, furniture dan ukiran yang mendunia. Di Eropa dan Amerika kayu Jati yang dikenal sebagai Teak Wood ini menjadi salah satu kayu yang sering dimanfaatkan untuk di bubut. Selain itu kayu ini juga banyak dijadikan untuk membuat mainan dari kayu ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pemanfaatan Lain dari Jati

Tahukah kamu bahwa Jati sebagai tumbuhan, selain kayu bagian laginya juga banyak dimanfaatkan. Kayu ini yang minyaknya dikenal dapat membuat kayu menjadi lebih tahan terhadap rayap banyak yang disuling agar menjadi Minyak Jati atau Teak Oil. Minyak ini selain membuat kayu lebih mengkilap juga dapat membantu mengurangi serangan hama seperti rayap pada kayu lain.

Lihat Juga : Sonokeling – Si Kayu Hitam Yang Cantik

Daun Jati yang lebar juga banyak digunakan oleh masyrakat Indonesia untuk alas makan atau bungkusnya. Salah satu masakan yang terkenal menggunakan daunnya adalah Nasi Jamblang. Nasi Jamblang yang berukuran sekepalan tangan orang dewasa ini konon merupakan bekal bekerja orang zaman dahulu saat penjajahan masuk. Selain Nasi Jamblang beberapa jenis gudeg terutama gudeg jogja yang khas sering menggunakan daun Jati sebagai alasnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Daun tumbuhan ini juga digunakan sebagai bungkus tempe dan tape. Aroma yang khas dan ukurannya yang besar digunakan untuk menyimpan dan memperdagangkan tempe hingga saat ini di beberapa tempat di pulau Jawa. Panganan khas Jawa Barat berupa tape yang nikmat dibungkus dengan menarik oleh daun ini.

Beberapa waktu kebelakang daun Jati juga mulai dikenal karena dapat dibuat menjadi teh herbal. Beberapa kandungan kimiawi seperti Tanin, Saponin, Kuinon, Flavonoid dan sebagainya dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit seperti Diabetes, Anemia hingga menurunkan berat badan.

Bahkan Ulat Jati Juga Dimanfaatkan Untuk Pangan

Selain bagian-bagian dari tumbuhan ini bahkan ulat dari daun Jati yang di kenal sebagai Enthung di Jawa juga dimanfaatkan oleh beberapa kalangan masyarakat di Jawa sebagai bahan panganan. Ulat ini marak diperdagangkan saat bulan kemarau. Harganya pun terbilang cukup mahal hingga Rp 80.000an saat ini. Sehingga mampu menambah penghasilan masyarakat sekitar. Kebiasaan memakan serangga atau ulat ini juga banyak dijumpai di beberapa kawasan di Asia seperti Thailand dan China.

Demikianlah beberapa pembahan tentang tanaman luar biasa ini. Jika anda memiliki informasi lain tentang Jati sudilah kiranya berbagi dengan kami agar dapat kita bagikan pula disini.

Terimakasih

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: