http://decorindoperkasa.com/wp-content/uploads/2018/03/Tips-Merawat-Lantai-Kayu-Oleh-Decorindo-Perkasa.jpg
Kayu

Mau Pakai Lantai Kayu? Apasih Manfaatnya?

Penggunaan lantai kayu pada sebuah bangunan memang terlihat lebih indah dan natural. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang dan Korea sudah menjadi kebutuhan penting. Hal itu karena alasan kesehatan, keindahan dan kenyamanan sebagai sarana hunian.

Dengan mengaplikasikan lantai kayu, rumah akan tampak lebih asri dan ruangan lebih hangat. Dalam hal perawatannya cukup mudah, bisa dengan menyapu dan mengepel agar terjaga kebersihannya. Selain itu, lantai yang menggunakan bahan baku kayu lebih rapi. Model serat, urat serta warna kayu tersebut bermacam-macam. Tentu saja penggunaan lantai ini bisa memilih berbagai macam model dan variasi dari beberapa jenis kayu agar lebih indah.

Jika ingin menghadirkan suasana yang lebih natural, maka bisa menggunakan lantai kayu yang belum melalui proses finishing sehingga warna kayu sesuai dengan aslinya. Namun jika ingin mendapatkan lantai yang berkilau, maka bisa memilih bahan kayu yang telah dilakukan pengecatan atau proses finishing.

Terdapat dua pilihan lantai berdasarkan bahan bakunya, yaitu dengan menggunakan kayu solid atau 100% bahan kayu. Lantainya menggunakan bahan kayu olahan atau campuran yang dinamakan lantai kayu sintetis atau laminate. Tentu saja lantai yang menggunakan kayu Solid lebih berkualitas dari tingkat ketahanannya serta keawetannya. Selain itu, harga lantai dengan bahan baku kayu Solid juga lebih mahal, namun seimbang dengan kualitas yang akan didapatkan.

Jenis kayu yang digunakan antara lain kayu Jati, Merbau, Bengkirai, Ulin, Keruing dan lainnya. Tingkat keawetan diperkirakan bisa bertahan sampai masa sekitar 50 tahun jika mampu melakukan perawatan dengan baik. Tentu saja hal ini juga tergantung dari pemilihan bahan kayu serta memperhatikan tingkat kelembapan ruangan yang akan digunakan untuk pengaplikasian lantai.

Sedangkan lantai yang menggunakan kayu Laminate memang harganya lebih murah, namun tampilannya tetap sama dengan kayu Solid. Hal ini karena bagian atasnya menggunakan lapisan kayu Solid yang tipis atau veneer. Sehingga cashingnya tetap sama dengan menampilkan keindahan dan lebih nyaman dipandang mata. Lantai kayu laminate memang lebih bervariasi dan leluasa untuk bisa memilih corak serta warna kayu yang akan digunakan sesuai dengan selera.

Penggunaan lantai kayu juga akan meningkatkan harga jual bangunan karena dilengkapi dengan interior dan eksterior yang elegan. Penggunaan akan terus meningkat karena kebutuhan akan bahan baku dari pohon ini juga digunakan hampir di semua bangunan. Seperti lantai hotel, café, restoran, apartemen, kantor, lapangan olahraga dan lainnya. Tentu saja penggunaan lantai kayu lebih banyak digunakan karena bisa menghadirkan suasana alami dan keindahan lantai yang ada didalam ataupun luar ruangan.

Sedangkan untuk lantai kayu yang diletakkan diluar ruangan, seperti taman, kolam renang serta pelabuhan dan lainnya dinamakan decking. Biasanya bahan baku yang digunakan untuk decking antara lain, kayu Jati, kayu Kalimantan, kayu Merbau dan lainnya yang memiliki tingkat keawetan yang sangat tinggi dan bahannya juga lebih tebal agar bisa tahan terhadap kondisi cuaca dan sengatan matahari. Selain itu, bahan baku kayu untuk decking tidak memerlukan proses finishing karena akan ditempatkan pada luar ruangan.

Harga lantai yang paling tinggi yaitu bahan baku yang menggunakan kayu Jati dan disusul kayu Merbau, lalu kayu Sonokeling dan yang paling murah adalah kayu Bengkirai. Tinggi rendahnya harga memang tergantung dari kualitasnya dan kayu Jati merupakan primadona yang paling banyak digunakan untuk lantai kayu, terutama penggunaan pada decking.

Baca juga: Jati – Pohon Kayu Populer Yang Kaya Manfaat

Sumber : Rumah.com.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: