http://www.dgspeak.com/wp-content/uploads/2015/10/Perawatan-Mebel-Antik-Dari-Kayu-Jati.jpg
Kayu

5 Tips Merawat Furniture Kayu

Dalam memilih furniture rumah, pastinya di antara kita ada menggunakan bahan dasar kayu. Anda tak perlu khawatir jika di rumah banyak furniture yang terbuat dari kayu. Karena furniture kayu cukup mudah dalam melakukan perawatannya. Kita hanya perlu membersihkan debu atau kotoran yang menempel, memasang alas kaki, menggunakan pembersih khusus furniture dan lainnya.

Khusus untuk kayu Jati memang sudah kebal terhadap serangan jamur dan serangga. Sehingga jarang akan keropos ataupun rusak, namun pembersihan tetap harus dilakukan untuk menjaga kualitas warna.

Sedangkan untuk jenis kayu lainnya memang perlu perawatan ekstra dengan membersihkannya secara rutin agar selalu tampak indah dan tidak kusam. Biasanya kerusakan kayu sering terjadi karena proses pemindahan atau pengangkatan yang tidak hati-hati. Sehingga mengakibatkan jatuh ataupun terbentur tembok dan mengalami goresan. Karena itulah, selalu berhati-hati ketika akan melakukan pemindahan furniture agar tidak menimbulkan kerusakan. Berikut ini beberapa cara melakukan perawatan furniture:

  1. Penempatan Furniture Kayu

Salah satu cara untuk menjaga furniture agar tetap berkualitas tentu saja dengan memilih tempat dalam ruangan yang memiliki suhu tidak terlalu panas. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga ruangan agar tidak terkena sinar matahari langsung. Karena  jika terkena sinar matahari langsung akan membuat kualitas kayu cepat retak. Selain itu, sinar matahari juga bisa memudarkan warna furniture. Tentu saja dengan menjaga udara dalam ruangan agar tidak terlalu panas dan lembab sehingga jamur dan serangga tidak bisa datang untuk merusaknya.

  1. Rutin Membersihkan Debu dan Kotoran

Meskipun berada di dalam ruangan yang dilengkapi AC, namun furniture tetap akan terkena kotoran dan debu sehingga perlu dibersihkan secara rutin. Sulak atau kemoceng merupakan alat yang tepat untuk menghilangkan debu yang menempel sehingga kondisi furniture akan selalu bersih dan terawat. Selain itu, juga perlu menggunakan lap untuk membersihkan segala kotoran yang terdapat dalam furniture dan bisa membasahi lap dengan air. Namun harus menghindari penggunaan lap berbahan silikon karena dikhawatirkan bisa menyebabkan lecet pada kayu.

http://furniturejepara.info/wp-content/uploads/2013/04/merawat-kayu.jpg

  1. Menggunakan Kuas atau Sikat 

Fungsi kuas atau sikat yaitu membersihkan bagian-bagian yang sulit dibersihkan jika menggunakan kemoceng ataupun lap. Hal ini karena banyak furniture yang memiliki sudut sempit ataupun celah ukir-ukiran yang hanya bisa dibersihkan menggunakan kuas. Membersihkan furniture menggunakan kuas memang tidak mudah karena membutuhkan ketekunan, terutama pada furniture yang banyak memiliki celah-celah sempit dengan ukiran kayu ataupun hiasan lainnya.

http://pesonamebelbahari.com/wp-content/uploads/2016/05/cara-membersihkan-furniture-jati-300x225.jpg

  1. Memasang Pengaman Alas Kaki

Penempatan furniture tentunya kurang baik jika bersentuhan langsung dengan lantai keramik ataupun marmer. Karena bisa menyebabkan alas kaki menjadi lembab. Oleh karena itu, alas kaki furniture perlu diberikan pengaman berupa ban karet ataupun karpet untuk menghindari sentuhan langsung dengan lantai. Cara lainnya juga bisa menggunakan kain felt yang terbuat dari bahan wol agar kondisi alas kaki tidak mudah lecet. Meskipun penempatannya berada diatas lantai kayu, namun sebaiknya tetap menggunakan pengaman agar antara alas kaki dan lantai bisa sama-sama terjaga kualitasnya.

https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/shopsmart-co-id-production/product_images/images/001/945/891/medium/101314_fa2a8ca2-edaa-11e4-a19a-83bd49bc7260.jpg?1477836349

  1. Menggunakan Pembersih Khusus Furniture Kayu

Pada toko bahan bangunan ataupun supermarket, biasanya tersedia pembersih kayu atau pledge yang mengandung cairan pelapis untuk mempertahankan kualitas furniture. Setidaknya menggunakan cairan pembersih kayu 1 bulan sekali sehingga kondisi kayu akan mendapatkan perawatan agar lapisan kayu selalu terjaga kebersihannya. Penggunaan pembersih yang baik yaitu dengan menyemprotkan cairan pelapis secukupnya dan mengelapnya dengan kain halus agar bersih dan merata. Selain itu, bisa melakukan finishing lagi setelah 2 sampai 5 tahun agar kualitas warnanya selalu mengalami pembaruan.

pembersih kayu

Sumber : Fabelio.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: