https://sc01.alicdn.com/kf/HTB1ZUPXRFXXXXXDXpXXq6xXFXXXO/200151517/HTB1ZUPXRFXXXXXDXpXXq6xXFXXXO.jpg
Kayu,  Material

Bentuk- Bentuk Kerajinan Kayu

Kerajinan kayu merupakan salah satu produk yang banyak disukai orang. Hal itu karena kerajinan yang terbuat dari bahan kayu bisa menampilkan sisi keindahan yang natural. Pengaplikasian kayu untuk barang kerajinan memang sudah menjadi kebutuhan bagi banyak masyarakat. Seperti dijadikan sebagai koleksi hiasan di dalam rumah, kantor, cafe dan juga merchandise.

Bentuk kerajinan kayu yang biasa ditemukan pada industri mebel di antaranya, lemari, meja dan kursi. Selain itu kita juga bisa melihat berbagai kerajinan yang biasa ada di dalam rumah berupa jam dinding, lemari jam, lukisan, bingkai foto, berbagai barang miniatur, topeng dan lampu hias.

Hasil kerajinan dari kayu juga digunakan untuk keperluan alat rumah tangga, misalnya piring, mangkok, sendok, gelas, asbak, sumpit, nampan, pisau, centong dan lainnya. Tentu saja dengan menggunakan alat-alat dari kayu akan tercipta nuansa vintage dan memberikan kesan yang sarat akan nilai seni serta keindahan. Perabot yang menggunakan bahan kayu juga mudah dibersihkan serta aman digunakan karena telah melalui proses finishing yang sangat steril.

Selain untuk keperluan rumah tangga, kerajinan ini digunakan sebagai barang aksesori, seperti jam tangan, kacamata, dompet, tas, cashing handphone, tempat tisu dan lainnya. Penggunaan barang dengan bahan dari kayu akan lebih sarat nilai seni. Hal ini bisa dijadikan sebagai life style dalam berpenampilan agar lebih percaya diri. Penggunaan kayu juga diaplikasikan pada tulisan logo sebuah perusahaan untuk mempercantik dan menaikkan branding yang dipasang pada halaman depan kantor.

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kayu terbesar di dunia. Tentunya tak heran jika industri kerajinan kayu bisa berkembang dengan pesat. Banyak wirausaha yang sukses menekuni bisnis kerajinan kayu karena bahan bakunya mudah didapatkan. Selain itu, banyak juga para usahawan yang memanfaatkan limbah kayu untuk diolah dan didaur ulang menjadi barang-barang unik dengan nilai seni yang tinggi. Salah satu limbah kayu yang sangat potensial untuk didaur ulang adalah peti kemas yang memang sudah tidak digunakan lagi oleh pemiliknya.

Biasanya kebanyakan bahan baku kerajian menggunakan kayu Jati. Serat pada kayu Jati memang memiliki corak yang indah dan bernilai seni meskipun teksturnya agak kasar. Serat kayu berbentuk lurus dengan sedikit bengkokan yang semakin menambah kecantikan bahan baku ini. Potensi keretakannya juga sangat rendah sehingga cocok digunakan untuk berbagai pembuatan barang-barang kerajinan.

Selain itu, bahan baku kerajinan juga ada yang menggunakan kayu Mahoni dengan memilih pohon yang memiliki daun lebar karena kontruksinya lebih kuat daripada daun yang kecil. Para pengrajin juga ada yang memilih bahan baku kayu Sonokeling. Kayu ini termasuk yang memiliki kualitas tinggi dengan serat berwarna coklat dan garis-garis hitam. Tentu saja serat kayu Sonokeling akan semakin memiliki nilai seni tinggi ketika dipercantik menggunakan vernis.

Bahan lainnya juga bisa menggunakan kayu Suren yang memiliki serat berwarna merah sehingga tampilannya sangat indah. Kayu Suren dikenal mudah retak, namun para pengrajin memanfaatkannya menjadi salah satu bagian dari keindahan kayu tersebut yang diolah dengan kreatifitas dan sentuhan tangan seni. Para pengrajin juga ada yang menggunakan bahan kayu Sungkai dan kayu Bayur sebagai pengganti. Hal ini karena kayu Sungkai dan Bayur termasuk salah satu bahan berkualitas kelas 3. Walaupun demikian kayu jenis ini bisa dibentuk dan diolah menjadi barang yang bernilai seni tinggi.

Baca juga: Furniture Kayu Jati Tetap Menjadi Primadona di Masa yang Akan Datang

Sumber : Dekranas.

One Comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: