Canggah
Senjata Tradisional

Canggah Senjata Dwisula dari Yogyakarta

Belum lama ini telah mengulas beberapa senjata tradisional yang ada di Nusantara. Yogyakarta salah satunya. Ya, Kota ini terkenal masih mempertahankan tradisi dan kebudayaan. Canggah misalnya salah satu senjata tradisional yang berasal dari sini.

Senjata Canggah memiliki bentuk seperti tombak, perbedaanya senjata ini  memiliki 2 mata tombak (Dwisula). Fungsinya sama dengan tombak, tetapi biasanya mata tombak diarahkan ke leher lawan sehingga dapat berfungsi sebagai penjepit leher lawan.

Penasaran dengan bentuk 3D Canggah, klik gambar di bawah ini.

Lihat Juga: Sipet Senjata Untuk Berperang dan Berburu

Senjata ini adalah alat kuno yang terbuat dari besi. Bentuknya cukup unik berupa tongkat kayu sepanjang sekitar 2 meter dan terdapat besi yang berbentuk lingkaran dipucuknya. Pada masa lampau Canggah bukan merupakan senjata, tetapi alat untuk menangkap, menggiring dan mengamankan pencuri.

Pada zaman dahulu digunakan oleh para santri masa Sunan Giri saat ada pencuri yang tertangkap. Cara menggunakannya adalah dengan memasukan dan melilitkan besinya ke leher sang pencuri. Setelah besi terpasang dan terkunci dengan rapat, kemudian pencuri digiring dengan menggerakan tongkat kayunya. Sehingga pencuri tidak bisa bergerak dan melawan para penggiringnya.

Senjata tradisional ini tidak bisa dilepaskan sendiri karena kedua ujungnya diikat dengan rantai besi.

Sumber: GPS Wisata Indonesia, Tradisikita, Indotraveleria, Jelajahnesia.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: