Jambia
Senjata Tradisional

Jambia – Senjata Tradisional Dari Sulawesi Barat

Jambia adalah salah satu senjata tradisional yang digunakan oleh Suku Mandar. Suku Mandar tersebar dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Selatan. Suku ini merupakan salah satu suku besar yang ada di Sulawesi bersama suku Bugis, Makassar dan Toraja. Suku ini bahkan menyebar ke Kalimantan, Jawa, Sumatera hingga Malaysia. Istilah Mandar sendiri merupakan penamaan dari perserikatan 7 Kerajaan pesisir (Pitu Ba’ba’na Binanga) dan 7 Kerajaan di gunung (Pitu Ulunna Salu).

Ke 14 Kerajaan tersebut bergabung dan saling menguatkan (Sipamandar) melalui sumpah yang telah di ikat para leluhur di Allewuang Batu – Luyo. Armada laut Mandar merupakan armada laut yang kuat dan turut berperan serta dalam perang Gowa – Bone pada abad ke 17. Suku Mandar terkenal dengan kehebatannya mengarungi lautan. Para pelaut dari Suku ini telah berkelana ke seantero nusantara hingga semenanjung Malaya.

Suku Mandar dan Agama Islam

Para pedagang dari Arab telah menjalin hubungan yang baik dengan Kerajaan-kerajaan di Sulawesi. Bangsa Arab telah ada jauh sebelum terjadinya penghianatan Portugis pada penguasa Suppa’ dengan melarikan puteri penguasa Suppa’. Penghianatan ini menciderai hubungan antara penguasa Suppa’ yang awalnya telah berhasil dibujuk untuk menganut agama Kristen. Sehingga Bangsa Portugis tidak berani menginjakkan kakinya di tanah Suppa’ hingga tahun 1559. Dalam perkembangan selanjutnya Kerajaan Goa yang beragama Islam berhasil merangkul Kerajaan Siang, Suppa, Alitta, Sawitto, dan Bacukiki’ yang juga terdiri dari Suku Mandar. Dari peristiwa tersebut hingga kini lebih dari 90% Suku Mandar memeluk agama Islam.

Lihat Juga : Pedang Bara Sangihe Yang Unik

Pengaruh Budaya Islam telah mentransformasi budaya Mandar menjadi lebih baik. Agama islam yang di anut suku Mandar tampak dalam adat istiadat dan budaya mereka seperti pada pakaian adat hingga senjata tradisional suku mayoritas di Sulawesi Barat ini. Salah satu senjata tradisional yang mendapat pengaruh dari agama Islam yang dibawa oleh bangsa Arab adalah Jambia.

Jambia – Senjata Tradisional Suku Mandar Dari Arab

Jambia atau, Jambiya atau Djamboia adalah senjata tradisional bangsa Arab dari Yaman. Jambiya جنبية‎ jambīyah berarti belati. Dibawa dan diperkenalkan oleh bangsa Arab di tanah Mandar, kemudian senjata ini di adaptasi dan banyak digunakan oleh bangsawan hingga penduduk bangsa Mandar. Bentuk senjata ini kemudian di adaptasi juga untuk penggunaan pertanian dan menjaga diri saat berburu.

Jambia Suku Mandar tidak banyak perbedaan dengan belati bangsa Arab. Meskipun demikian adapula yang menyebutkan bahwa senjata ini sendiri merupakan Badik. Badik yang disebut Jambia tersebut memiliki kekhususan terutama pada gagang dan punggungnya yang terbelah. Bagian ujung gagang yang terbelah ini disebut Cipiq sedang belahan bagian punggung disebut Bisaq. Keterangan ini sedikit kontroversial, karena di Sulawesi sendiri penggunaan kata Badik sendiri cukup awam untuk senjata yang serupa.

Oleh masyarakat suku Mandar, ada dua jenis Jambia secara umum. Yaitu untuk pria dan wanita. Jambia untuk pria disebut Muane dan perempuan – Baine.

Anatomi senjata ini punya sebutan tersendiri didaerah tersebut. Pulu untuk kepalanya, Oting untuk daerah sekitar guard sebagai pertemuan Pulu dan Uyung yang merupakan bilahnya. Sedang sarungnya disebut sebagai Guma.

Bahan Baku Jambia

Mengingat Jambia adalah senjata tradisional jenis Badik, bahan baku untuk pembuatan Jambia pun hampir sama dengan badik, yakni dengan menggunakan Besi atau Baja yang digunakan sebagai bahan pembuatan Oting serta mata Jambia yang tajam, dan Kayu sebagai Pulu atau Kepala Jambia.

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: