http://www.papuaerfgoed.org/files/EA_8_1.jpg
Senjata Tradisional

Kapak Batu, Senjata Mahar Pernikahan

Kehidupan masyarakat Papua dari dulu hingga kini masih sangat kental dengan kearifan lokal dan kebudayaan. Selain itu Papua juga terkenal memiliki kebudayaannya yang unik dan menarik. Hal itu terlihat dari pakaian, rumah adat hingga perkakas atau senjata tradisional yang biasa mereka gunakan dalam kehidupan. Bahan yang mereka gunakan nyaris tidak menggunakan bahan buatan atau bisa dikatakan berbahan alami hingga saat ini.

Banyak ditemukan senjata tradisional yang berasal dari Provinsi ini di antaranya, Busur dan Panah, Tombak, Pisau Belati, dan Kapak Batu. Pisau Belati sudah dibahas beberapa waktu lalu, artikel kali kini akan membahas seputar Kapak Batu.

http://1.bp.blogspot.com/-MXxarnLAdvs/VUm7DSn7eQI/AAAAAAAAAIc/5eVeIbzrdME/s1600/IMG_20150419_135832.jpg

Kapak Batu ini biasanya digunakan oleh masyarakat untuk membuka lahan dan bercocok tanam. Pada masa lampau masyarakat Papua memanfaatkan bebatuan tajam, kemudian dihaluskan dan dibentuk mata Kapaknya. Batuan yang biasa digunakan sebagai bahan utama pembuatan senjata ini adalah batu Nefrit. Setelah dihaluskan, batuan tersebut diikatkan menggunakan rotan pada sepotong kayu yang berfungsi sebagai gagang atau pegangannya.

Lihat Juga: Senjata Lambang Perlawanan Terhadap Roh Jahat

Beberapa sumber mengatakan kegunaan dari senjata ini antara lain, digunakan oleh masyarakat Papua sebagai alat untuk menebang pohon dan membantu mereka dalam proses pembuatan sagu. Bukan hanya sebagai senjata, Kapak Batu bagi Suku Asmat adalah benda yang mewah. Hal tersebut dikarenakan proses cara membuatnya yang rumit dan bahan baku batu Nefrit yang sulit ditemukan. Saking berharganya, bahkan Kapak Batu ini sering dijadikan mahar dalam acara pernikahan.

Sumber: Indonesia Kaya, Adat Tradisional, Gps wisata.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: