Senjata Tradisional

Kerambit, Senjata Indonesia yang Mendunia

Jika anda pernah menonton Film Merantau yang di bintangi oleh Iko Uwais pasti pernah melihat senjata yang satu ini. Ya, senjata Kerambit. Terlihat dalam adegan ketika Yuda (Iko) berlatih silat Harimau, seni beladiri dari ranah Minang.

Tetapi tak hanya Iko yang menggunakan senjata Kerambit ini. Di belahan Dunia lainnya seperti Anggota US Marshall, Amerika Serikat pun mengakui keefektifan dari senjata ini.

Dunia Barat menyebut pisau genggam kecil yang berbentuk melengkung ini adalah Karambit sedangkan di Sumatra Barat disebut Kurambiak atau Karambiak. Senjata ini termasuk jenis senjata yang berbahaya karena dapat digunakan untuk menyayat maupun merobek anggota tubuh lawan secara cepat dan tidak terdeteksi.

senjata kerambit

Senjata yang berasal dari Sumatra Barat ini menurut cerita rakyat terinspirasiĀ  dari cakar Harimau yang digunakan ketika bertarung. Dalam buku sejarah di Eropa mengatakan bahwa tentara Indonesia menggunakan senjata ini sebagai upaya terakhir ketika senjata lain habis atau hilang dalam pertempuran.

Senjata tradisional ini dipakai dalam pertarungan jarak pendek yang lebih mengandalkan keberanian dan keahlian bela diri. Saat ini merupakan salah satu senjata utama Silat dan biasanya digunakan dalam seni beladiri.

Beberapa perusahaan besar di Amerika Serikat seperti Emerson Knives dan Strider Knives membuat senjata ini dalam jumlah banyak. Pelopor penggunaan Kerambit adalah Steve Tarani yang mempunyai dasar kerambit dari Silat Cimande Sunda. Kini, Kerambit telah dikembangkan oleh Barat sehingga memiliki banyak varian.

Dari teknik penggunaannya senjata ini dipegang dengan memasukkan jari pertama (telunjuk) ke dalam lubang di bagian atas pegangan sehingga lengkungan pisau mengarah ke depan dari bagian bawah kepalan tangan. Hal tersebut digunakan dalam pemotongan dengan cara memutar tangan ketika kerambit telah masuk atau mengenai sasaran. Sehingga mengakibatkan bagian dalam dari sasaran seperti urat, usus dan lainnya menjadi putus. Luka akibat Kerambit ini terlihat kecil dari luar tetapi didalamnya urat atau usus telah putus.

Dengan masuknya jari telunjuk ke dalam lubang gagang, membuat lawan sulit untuk melucuti senjata tersebut dan memungkinkanĀ  untuk bermanuver di jari-jari tanpa kehilangan pegangan.

Secara umum bentuk senjata ini sama yaitu melengkung dan memiliki lubang dibagian pegangannya. Tetapi dalam perkembangannya senjata ini memiliki beberapa macam.

Dilihat dari segi ketajaman bilah, terbagai menjadi dua yaitu tajam tunggal dan ganda. Sedangkan di Indonesia sendiri terdapat dua daerah dimana Kerambit ini berasal yaitu Jawa Barat dan Sumatra Barat. Dari Jawa Barat biasanya memiliki lengkungan yang membulat, sedangkan dari Minang memiliki lengkungan siku.

Beberapa jenis senjata Kerambit Nusantara di antaranya:

  1. Kuku Alang (kuku Elang), Lawi Ayam (cakar Elang atau Ayam) dari Sumatra Barat.
  2. Kuku Harimau: Sumatra Barat, Jawa Barat dan Madura.
  3. Kuku Bima: Jawa Barat, Jawa Tengah.
  4. Kuku Hanoman: Jawa Barat.
  5. Kuku Sumbawa: Pulau Sumba.
  6. Kerambit Lombok: Lombok.

Sumber: Wikipedia, Liputan6.

3 Comments

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: