https://i1.wp.com/lenterahidup.net/wp-content/uploads/2016/12/8-3.jpg?resize=720%2C480
Senjata Tradisional

Piso Gading Senjata Khas Batak Toba

Piso yang berasal dari tanah Toba ini biasanya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu seperti para Raja. Senjata ini merupakan senjata tradisional yang berupa sebilah pedang dengan bagian bilahnya yang sangat tajam. Satu yang masih tersisa hingga saat ini adalah Piso Gading peninggalan dari Raja Batak Toba yang dibuat pada sekitar abad 19.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat senjata ini sangat langka, karena itulah senjata ini sangat sulit ditemukan. Bahannya sendiri terdiri dari kayu, rotan dan gading dengan panjang seluruhnya sekitar 66 cm dan panjang pisaunya sekitar 48 cm.

Lihat Juga: Senjata Khas Pemuda Betawi Tempo Dulu

Bentuk Piso Gading

Gading yang digunakan jarang dibuat ukiran, tetapi hanya mengikuti lekukannya. Sarungnya sama seperti Piso Halasan, memiliki ukiran yang tidak jauh berbeda, hanya pada senjata tradisional ini terdapat rantai. Rantai ini ada yang dibuat dipangkal salah satu ujungnya dan satu lagi dibagian tengah sarung tersebut. Ada juga kedua ujung rantainya terletak dipangkal sarung Piso Gading. Hal tersebut ditentukan oleh permintaan raja.

Senjata Piso Gading umumnya mengandung racun yang mematikan. Racun yang dibuat dalam Pedang atau parang tersebut sangat cepat bereaksi merangsang otak menjadi lemah dan menyerang jantung sehingga sangat berbahaya bagi para musuhnya. Racun yang disebut dengan “Rasun Nipu” itu diolesi diujung sisi tajam yang belekuk itu.

Membuat senjata ini bukanlah hal yang mudah. Hanya orang tertentu saja yang dapat membuatnya semisal Dukun (Datu). Dari mulai mencari, mengupulkan bahan-bahan sampai menyelesaikannya. Selain itu Datu juga membuat ramuan Rasun Nipu yang mematikan. Bahan untuk membuat ramuan tersebut biasanya diambil dari berbagai jenis tumbuhan yang ada di Hutan.

Sumber: Kamera Budaya, Disini aja, Crosstorasima.

One Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: