Arroway Meeting Table

Arroway

Meja rapat merupakan salah satu kebutuhan disetiap kantor. Digunakan baik untuk rapat internal maupun rapat dengan tamu atau klien yang datang ke kantor. Meja rapat dapat didesain sebagai set lengkap dengan kursi maupun meja-nya saja. Meja rapat yang telah dilengkapi dengan kursi memudahkan pembeli karena tidak perlu melakukan pemilihan komponen tambahan lainnya. Arroway merupakan desain Meja Rapat yang dilengkapi dengan kursi dengan memanfaatkan material yang jarang digunakan oleh desainer lokal maupun internasional yaitu kayu Aren.

Meja Rapat/Meeting Table/Conference Table

Arroway Meeting TableFungsi furniture atau mebel yang utama adalah mengatur baik barang maupun orang yang berada pada sebuah ruang. Furniture mengatur agar manusia dapat menggunakan, atau meletakkan objek padanya. Setelah fungsi tersebut terpenuhi, maka furniture ditambahkan kelengkapan fungsional lainnya. Kelengkapan fungsional seperti wadah dan ukuran tertentu memberikan fungsi lebih detail pada sebuah furniture. Estetika, kemudahan penggunaan dan kenyamanan merupakan fungsi yang sering bersifat subjektif. Namun demikian fungsi-fungsi subjektif tersebut kini cenderung menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan furniture.

Meja rapat atau meja konferensi sesuai dengan penamaannya digunakan untuk rapat. Jenis furniture ini merupakan salah satu kebutuhan penting pada perkantoran. Meski demikian, masih banyak pemilik atau desainer  yang tidak tepat dalam memilih furniture yang pada ruang rapat.

Salah satu perbedaan yang mencolok pada meja rapat yang umum adalah pengosongan fungsi salah satu sisi meja. Hal ini digunakan sebagai celah untuk meletakkan alat penyampaian materi rapat. Sisi meja yang kosong biasanya dihadapkan pada dinding yang terdapat papan tulis atau disoroti projector. Sehingga sisi ini juga tidak diberi furniture yang dapat mengganggu fungsinya tersebut.

Konsep Arroway

Arroway Table DesignArroway merupakan konsep desain yang muncul akibat ketersediaan material kayu Aren yang unik di workshop kami. Kayu Aren tersebut merupakan stok material sisa yang tersimpan digudang kami. Untuk menghindari pelapukan dan mengurangi ruang digudang, maka saya berinisiatif mendesain produk yang dapat memanfaatkan material tersebut. Salah satu ide yang muncul adalah pengaplikasian material tersebut pada furniture. Maka lahirlah ide desain Arroway.

Material Kayu Aren yang tersedia diworkshop kami terdiri dari material mentah dan setengah jadi. Material setengah jadi telah di olah dalam ukuran parket. Ukuran ini akhirnya juga menjadi bounderies atau batasan tertentu dalam desain saya. Selain itu ketersediaan dan kemampuan kami mengolah bambu laminating juga saya rasa perlu dimanfaatkan. Sehingga Komponen desain utama dari produk furniture ini merupakan perpaduan antara kayu Aren dan Bambu.

Setelah mendapat batasan dari penggunaan material, saya mencoba mencari inspirasi desain yang tepat. Kondisi rapat merupakan kondisi yang dinamis. Masukan dan kritikan tidak jarang terjadi dalam rapat, sehingga setiap orang yang berada didalam rapat perlu motivasi yang baik. Pengangkatan mood dan motivasi tersebut divisualisasikan dengan mata anak panah yang menjulang ke atas pada desain ini. Sehingga lahirlah konsep visual bagi Arroway.

Visualisasi Desain

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat