Belt Grinder

Membuat Belt Grinder yang Fungsional

Belt Grinder dan Belt Sander merupakan salah satu bench machine yang digunakan untuk meng grinda atau mengamplas produk. Dengan menggunakan abrasive belt grinder atau belt sander yang ditempelkan pada motor dengan beberapa roller. Belt grinder sering digunakan oleh para pembuat pisau atau knife maker baik didalam maupun diluar negeri. Di Indonesia sayangnya tidak banyak supplier yang menyediakan produk jenis ini yang sesuai dengan kebutuhan knife maker. Namun demikian alasan kami membuat sendiri mesin ini lebih karena kebutuhan pembelajaran.

Belt Grinder Plan

Belt Grinder

Rancangan belt grinder ini dibuat tidak sesuai dengan sistematika perancangan yang umum. Tahap pembuatan mesin perlu beberapa kali penyusuaian sehingga wajar berjalan maju mundur. Perancangan mesin tahap awal ini mengutamakan berjalannya fungsi yang kami inginkan. Sehingga faktor desain dan estetika tidak diaplikasikan sama sekali. Berbeda dengan mesin yang biasa digunakan oleh maker terutama di Amerika dan Eropa. Mesin kami dirancang agar dapat digunakan dengan ampelas meteran yang tersedia dipasar. Ampelas yang ukuran standarnya sebesar 10cm harus dibelah dua, karena kami membutuhkan ruang yang lebih sempit dalam pembuatan produk nantinya.

Saya dan kang Hadian bekerjasama membuat mesin ini menggunakan motor yang sebelumnya digunakan pada Mortiser. Mortiser yang dulunya kami gunakan sebagai alat untuk membuat lobang berbentuk kotak kini sudah jarang dipergunakan. Motor ini digunakan sebagai landasan awal untuk membuat mesin belt grinder kami. Motor ini memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak ada lobang drat yang dapat digunakan untuk meletakkan jig base-nya. Selain itu ujung as-nya berbentuk tappered sehingga tidak tahanan dari as ke rollernya perlu diberi baut.

Tahap Pembuatan Belt Grinder

Belt Grinder Belt GrinderSetelah membuat planning, kami mulai belanja kebutuhan-kebutuhan materialnya. Untuk roller kami menggunakan PU (polyurethane) yang kemudian dibubut untuk meletakkan bearing dan as. Batangan untuk as serta roller dari ban yang cukup pas di as motor yang kami buat. Selain mur kami juga membeli beberapa material lain seperti besi hollow untuk keperluan jig serta plat besi sebagai base mesin. Berikut material tambahan yang kami gunakan untuk membangun belt grinder ini :

NoMaterialUkuranJml Harga Total
1PU2" x 5,5cm4 Rp17.500 Rp70.000
2Roller2,5" x 6,5cm1 Rp150.000 Rp150.000
3As DratM101 Rp10.000 Rp10.000
4MurM1010 Rp1.500 Rp15.000
5Hollow2 x 5 x 40cm4 Rp22.500 Rp90.000
6Plat0,5 x 20 x 20 cm1 Rp35.000 Rp35.000
Total Rp370.000

Tukang bubut adalah tujuan pertama kami untuk membubut PU agar dapat memasukkan bearing dan as. Setelah bearing dan as dibuat, kemudian roller utama dipasangkan pada mesin. Barulah setelahnya dibuat jig dari kayu agar dapat memperkirakan ukuran jig yang akan diaplikasikan pada besi hollow. Dalam tahap pembuatan kami juga membuat mal-mal dari kertas sebagai rujukan untuk pemotongan plat.

Tahap pembuatan mesin ini pada dasarnya tidak terlalu panjang. Namun demikian, sebagaimana yang dihadapi oleh para pembuat mesin, kepresisian merupakan kunci utamanya. Pada pengelasan pertama yang luput dari pengawasan menghasilkan hasil las yang kurang baik. Problematika kepresisian ini masih kami hadapi setelah perbaikan pengelasan. Bukan hanya posisi jig dan roller, namun faktor kepresisian juga harus teraplikasi pada grinding paper atau ampelas roll nya. Ampelas meteran yang kami lem sendiri harus dibuat ukuran standarnya, dan dilem dengan baik. Sehingga ampelas benar-benar lurus dan terpasang dengan baik pada mesin.

Dokumentasi Pembuatan

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat